Logo
>

BBKP Bangkit Pelan di Kuartal I, Sahamnya Jatuh 20 Persen

KB Bank mencatat perbaikan fundamental di kuartal I 2026, didorong pertumbuhan kredit, peningkatan NIM, dan perbaikan kualitas pendanaan.

Ditulis oleh Syahrianto
BBKP Bangkit Pelan di Kuartal I, Sahamnya Jatuh 20 Persen
Saham BBKP masih tertekan di tengah perbaikan kinerja fundamental. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

KABARBURSA.COM – PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) mencatat perbaikan kinerja fundamental pada triwulan I 2026 yang ditopang pertumbuhan kredit, peningkatan margin bunga bersih, serta penguatan struktur pendanaan. Bank ini mulai menunjukkan perbaikan setelah beberapa periode berada dalam tekanan.

Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan kinerja awal tahun ini mencerminkan arah perbaikan yang mulai terlihat. 

“Kinerja triwulan I-2026 menunjukkan KB Bank terus berada di jalur yang tepat, dengan perbaikan yang tercermin dari pertumbuhan kredit, penguatan dana murah, peningkatan margin bunga bersih, dan PPOP yang kembali positif,” ujar dia dalam siaran pers, dikutip Minggu, 3 Mei 2026.

Pada triwulan I 2026, BBKP menyalurkan kredit sebesar Rp43,19 triliun atau tumbuh 2,61 persen secara tahunan. Kredit lancar meningkat 4,76 persen menjadi Rp34,02 triliun, menunjukkan perbaikan kualitas portofolio.

Dari sisi pendapatan, bunga bersih (NII) melonjak 97,28 persen menjadi Rp363 miliar. Kenaikan ini sejalan dengan peningkatan net interest margin (NIM) menjadi 2,09 persen dari sebelumnya 1,09 persen pada periode yang sama tahun lalu.

“Meski demikian, kami menyadari masih terdapat ruang untuk perbaikan, terutama dalam kualitas kredit, fundamental bisnis secara keseluruhan, serta penguatan struktur permodalan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang,” tutur Kunardy.

Perbaikan juga terlihat pada profitabilitas operasional. Untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan KB Financial Group pada 2020, BBKP mencatat laba operasional sebelum pencadangan (PPOP) positif sebesar Rp9 miliar.

Dari sisi pendanaan, total dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp41,52 triliun. Komposisi dana murah (CASA) meningkat 5,74 persen menjadi Rp13,09 triliun, mencerminkan pergeseran struktur pendanaan yang lebih efisien.

Manajemen menyatakan akan melanjutkan langkah perbaikan melalui penguatan kualitas aset, optimalisasi pengelolaan risiko, serta sinergi dengan KB Financial Group untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

Saham BBKP bikin Melongo, Ambruk 20 Persen Sejak Awal Tahun

Pergerakan saham BBKP sepanjang tahun berjalan menunjukkan tekanan yang cukup dalam. Secara year to date, harga saham tercatat turun sekitar 20,78 persen hingga berada di kisaran level 61.

Grafik pergerakan sejak awal Januari menunjukkan tren penurunan bertahap dari area 90-an menuju level 60. Tekanan terlihat berlangsung konsisten hingga pertengahan Maret sebelum pergerakan mulai cenderung mendatar.

Pada perdagangan harian terakhir, saham BBKP ditutup di level 61 atau turun 3,17 persen. Pergerakan intraday terlihat sempit di rentang 60 hingga 62, mencerminkan aktivitas transaksi yang relatif terbatas.

Data tersebut menunjukkan pergerakan harga yang masih berada dalam tekanan meskipun kinerja fundamental perusahaan mulai menunjukkan perbaikan pada awal tahun ini.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.