Logo
>

BEI Suspensi FOLK, KIOS, PTDU, dan CTTH; BNBR, CANI, LUCY Kembali Diperdagangkan

Para pihak yang berkepentingan diharapkan senantiasa mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan

Ditulis oleh Pramirvan Datu
BEI Suspensi FOLK, KIOS, PTDU, dan CTTH; BNBR, CANI, LUCY Kembali Diperdagangkan
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara aktivitas perdagangan saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK), PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS), PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU), serta PT Citatah Tbk (CTTH).

    Keputusan tersebut dipicu oleh lonjakan harga kumulatif yang dinilai tidak lazim pada keempat emiten. Suspensi diberlakukan di pasar reguler dan pasar tunai, efektif mulai Senin 15 Desember 2025. Sebuah jeda yang dimaksudkan untuk meredam gejolak.

    Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menuturkan bahwa kebijakan ini merupakan instrumen protektif bagi investor sekaligus mekanisme pendinginan pasar. Langkah tersebut dirancang untuk menjaga ekuilibrium perdagangan agar tetap berada dalam koridor kewajaran.

    Lebih lanjut, suspensi dimaksudkan memberi ruang waktu yang memadai bagi pelaku pasar. Ruang untuk berpikir. Ruang untuk menimbang. Setiap keputusan investasi diharapkan diambil secara rasional, berlandaskan informasi yang telah terdiseminasi secara terbuka.

    “Para pihak yang berkepentingan diharapkan senantiasa mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan,” ujar Yulianto dalam keterangan resminya.

    Di sisi lain, BEI juga mengumumkan pencabutan penghentian sementara perdagangan saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI), serta PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY). Unsuspensi tersebut berlaku mulai sesi pertama perdagangan di pasar reguler dan pasar tunai pada Senin (15/12), menandai kembalinya ketiga saham ke lantai bursa.(*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Pramirvan Datu

    Pram panggilan akrabnya, jurnalis sudah terverifikasi dewan pers. Mengawali karirnya sejak tahun 2012 silam. Berkecimpung pewarta keuangan, perbankan, ekonomi makro dan mikro serta pasar modal.