Logo
>

BRI Cetak Laba Rp15,5 Triliun, Kredit Tumbuh Double Digit

BRI membukukan laba bersih Rp15,5 triliun pada triwulan I 2026 seiring pertumbuhan kredit dan peningkatan efisiensi bisnis.

Ditulis oleh Harun Rasyid
BRI Cetak Laba Rp15,5 Triliun, Kredit Tumbuh Double Digit
BRI catat laba bersih Rp15,5 triliun pada triwulan I 2026, ROE dan ROA meningkat. Foto: dok. BRI

KABARBURSA.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatatkan peningkatan profitabilitas pada triwulan I 2026.

Kinerja BRI pada periode tersebut, cukup menantang karena terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi global serta tekanan geopolitik.

Diketahui, peningkatan profitabilitas BRI pada Triwulan I tahun ini ditopang pertumbuhan kredit, efisiensi biaya dana, serta perbaikan kualitas aset. Hal ini seiring implementasi transformasi perusahaan lewat program BRIvolution Reignite.

Direktur Utama BRI⁠, Hery Gunardi mengatakan, kombinasi pertumbuhan bisnis dan efisiensi operasional berhasil mendorong peningkatan rasio profitabilitas perseroan.

Dalam paparan kinerja keuangan triwulan I 2026 di Kantor Pusat BRI, Kamis, 30 April lalu, Hery menyebutkan bahwa Return on Assets (ROA) naik menjadi 2,8 persen, sedangkan Return on Equity (ROE) meningkat dari 17,1 persen pada triwulan I 2025 menjadi 18,4 persen pada periode yang sama tahun ini.

“Pertumbuhan ini mencerminkan kemampuan BRI dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit dan pengelolaan biaya dana yang semakin efisien. Di satu sisi, pertumbuhan kredit yang tetap kuat memberikan dorongan terhadap pendapatan bunga. Sementara di sisi lain, perbaikan struktur funding, khususnya peningkatan CASA, turut menekan cost of fund. Secara keseluruhan, BRI tidak hanya tumbuh, namun juga mampu menjaga kualitas pertumbuhan,” jelas Hery lewat keterangan resmi, Kamis 14 Mei 2026.

Lebih lanjut, total aset BRI⁠ hingga akhir Maret 2026 tercatat mencapai Rp2.250 triliun atau tumbuh 7,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Sementara penyaluran kredit dan pembiayaan BRI meningkat 13,7 persen YoY menjadi Rp1.562 triliun.
Kondisi fundamental bisnis yang dinilai tetap solid ini, turut menopang kinerja laba perseroan berkode saham BBRI tersebut.

BRI membukukan laba bersih sebesar Rp15,5 triliun pada Triwulan I 2026, atau terhitung naik 13,7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Menurut Hery, capaian tersebut mencerminkan konsistensi strategi BRI dalam menjaga pertumbuhan yang sehat dengan tetap memperhatikan kualitas aset, serta penerapan manajemen risiko yang disiplin.

Ke depannya, BRI⁠ akan memperkuat fokus pada digitalisasi layanan dan pengembangan ekosistem UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) secara end-to-end.

Langkah tersebut mencakup akses pembiayaan, pendampingan usaha, hingga integrasi dengan pasar dan ekosistem digital. Tujuannya untuk menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa pertumbuhan harus berjalan seiring dengan dampak yang nyata. Oleh karena itu, setiap langkah transformasi BRIvolution Reignite yang tengah kami lakukan diarahkan untuk menciptakan nilai tambah, tidak hanya bagi perusahaan dan pemegang saham, tetapi juga bagi masyarakat luas,” tutup Hery. (info-bks/*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.