Logo
>

Broker Raksasa Bergerak, ini Saham Koleksi AK hingga XL

Transaksi lima broker terbesar di BEI pada 6 Maret menunjukkan arus beli pada saham bank, energi, dan komoditas.

Ditulis oleh Syahrianto
Broker Raksasa Bergerak, ini Saham Koleksi AK hingga XL
Broker Raksasa BEI Bergerak, Saham Koleksi AK hingga XL. (Foto: Kabarbursa.com/R. Fadli)

KABARBURSA.COM – Aktivitas perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 6 Maret 2026 menunjukkan konsentrasi transaksi pada sejumlah perusahaan sekuritas besar. 

Data perdagangan yang dihimpun Kabarbursa.com memperlihatkan lima broker mencatatkan nilai transaksi tertinggi sepanjang hari dengan total aktivitas mencapai triliunan rupiah.

UBS Sekuritas Indonesia (AK) menempati posisi pertama dalam daftar broker dengan nilai transaksi terbesar. Sepanjang perdagangan, broker ini membukukan nilai transaksi sekitar Rp3,8 triliun dengan posisi net sell sekitar Rp197,9 miliar.

Data aktivitas menunjukkan AK aktif melakukan pembelian pada sejumlah saham sektor energi dan komoditas. Tiga saham dengan nilai pembelian terbesar adalah PT United Tractors Tbk (UNTR) sekitar Rp47,4 miliar dengan harga rata-rata Rp29.318 per saham, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sekitar Rp43,9 miliar pada harga rata-rata Rp74.675, serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sekitar Rp33,3 miliar dengan harga rata-rata Rp232.

Di sisi penjualan, UBS Sekuritas Indonesia tercatat melepas beberapa saham berkapitalisasi besar. Nilai penjualan terbesar tercatat pada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sekitar Rp136 miliar dengan harga rata-rata Rp7.040 per saham. 

Penjualan juga terjadi pada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sekitar Rp109,3 miliar pada harga rata-rata Rp3.683 serta PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sekitar Rp109,1 miliar dengan harga rata-rata Rp1.937.

Posisi kedua ditempati Stockbit Sekuritas Digital (XL) dengan nilai transaksi sekitar Rp3,7 triliun dan net buy sekitar Rp210,5 miliar. Aktivitas pembelian broker ini didominasi saham sektor perbankan.

Tiga saham dengan nilai pembelian terbesar oleh XL adalah BBRI sekitar Rp53,7 miliar dengan harga rata-rata Rp3.689 per saham, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sekitar Rp29,1 miliar pada harga rata-rata Rp4.999, serta PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sekitar Rp24,2 miliar dengan harga rata-rata Rp1.825.

Sementara itu, dari sisi penjualan, broker ini tercatat melepas PT Petrosea Tbk (PTRO) sekitar Rp14,2 miliar dengan harga rata-rata Rp5.013 per saham. Penjualan juga tercatat pada PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sekitar Rp12 miliar dengan harga rata-rata Rp158 serta PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) sekitar Rp9,9 miliar dengan harga rata-rata Rp26.562.

Broker dengan aktivitas terbesar ketiga adalah Mandiri Sekuritas (CC) dengan nilai transaksi sekitar Rp2,9 triliun dan net buy sekitar Rp164,1 miliar. Aktivitas pembelian broker ini juga terpusat pada saham perbankan besar.

CC mencatat pembelian terbesar pada BBRI sekitar Rp48,3 miliar dengan harga rata-rata Rp3.691 per saham. Pembelian juga terjadi pada BMRI sekitar Rp42,2 miliar dengan harga rata-rata Rp4.989 serta PTRO sekitar Rp26,8 miliar dengan harga rata-rata Rp5.014.

Dari sisi penjualan, CC tercatat melepas PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sekitar Rp46,1 miliar dengan harga rata-rata Rp56 per saham. Penjualan juga terjadi pada PT XL Axiata Tbk (EXCL) sekitar Rp22 miliar dengan harga rata-rata Rp2.774 serta PT Darma Henwa Tbk (DEWA) sekitar Rp15,6 miliar dengan harga rata-rata Rp442.

Selain tiga broker teratas tersebut, dua broker lain yang juga masuk dalam lima besar nilai transaksi adalah Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) dan Maybank Sekuritas Indonesia (ZP).

YP mencatat nilai transaksi sekitar Rp2,2 triliun dengan posisi net buy sekitar Rp93,2 miliar. Sementara itu, ZP membukukan nilai transaksi sekitar Rp1,9 triliun dengan posisi net sell sekitar Rp390,5 miliar.

Data tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan pada sesi tersebut terkonsentrasi pada sejumlah broker besar dengan dominasi transaksi pada saham sektor perbankan, energi, serta komoditas. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.