KABARBURSA.COM – Sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat lonjakan signifikan dalam sepekan terakhir, dengan kenaikan harga mencapai di atas 80 persen.
Data perdagangan yang dihimpun Kabarbursa.com, menunjukkan beberapa emiten mencatat penguatan tajam dalam periode satu pekan.
Saham WBSA menjadi yang mencatat kenaikan tertinggi dalam sepekan. Harga sahamnya naik sebesar 94,16 persen dan ditutup di level Rp1.330 per saham.
Di posisi berikutnya, saham CTTH menguat 85,06 persen dalam sepekan. Saham ini juga mencatat kenaikan 130 persen dalam satu bulan dan 496,30 persen dalam satu tahun.
Saham KOTA mencatat kenaikan mingguan sebesar 82,86 persen. Secara bulanan, saham ini naik 124,56 persen dan dalam satu tahun melonjak hingga 1.500 persen.
Emiten BAIK juga masuk dalam daftar saham dengan penguatan tinggi. Dalam sepekan, saham ini naik 81,69 persen, dengan kenaikan tiga bulan mencapai 105,25 persen dan enam bulan sebesar 551,96 persen.
Sementara itu, saham UDNG menguat 58,79 persen dalam sepekan. Namun, secara tiga bulan saham ini masih mencatat penurunan sebesar 63,61 persen.
Saham BDMN juga masuk dalam daftar dengan kenaikan mingguan 57,42 persen. Dalam periode satu bulan, saham ini naik 60,56 persen dan enam bulan sebesar 69,33 persen.
Adapun saham BABY mencatat kenaikan mingguan sebesar 57,14 persen. Namun, dalam satu bulan saham ini masih turun 7,82 persen dan dalam satu tahun turun 13,16 persen.
Selanjutnya, saham MSIE menguat 56,67 persen dalam sepekan. Kinerja ini didukung kenaikan satu bulan sebesar 100 persen dan satu tahun mencapai 422,22 persen.
PKPK mencatat kenaikan mingguan sebesar 44,40 persen. Dalam enam bulan, saham ini naik 482,61 persen dan dalam satu tahun 346,67 persen.
Sementara itu, saham MDIA menguat 43,82 persen dalam sepekan. Secara bulanan saham ini naik 137,04 persen dan enam bulan sebesar 276,47 persen.
Data ini menunjukkan pergerakan harga saham yang signifikan dalam jangka pendek. Kenaikan tersebut tercermin dari perubahan harga mingguan yang lebih tinggi dibandingkan periode lainnya pada sejumlah emiten.(*)