KABARBURSA.COM - PT Danantara Investment Management (Persero) berencana menerbitkan instrumen surat utang jangka menengah atau Medium Term Notes (MTN) dengan total nilai mencapai Rp7 triliun. Instrumen tersebut akan diterbitkan dalam dua seri dengan tenor berbeda, yakni 5 tahun dan 7 tahun.
Berdasarkan data dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), penerbitan MTN tersebut dibagi menjadi Seri A dan Seri B, dengan masing-masing seri memiliki nilai nominal Rp3,5 triliun.
MTN Seri A diperdagangkan dengan kode efek DNTR02A1JP. Instrumen ini memiliki tenor 5 tahun dengan tanggal jatuh tempo pada 18 Maret 2031. Sementara itu, Seri B menggunakan kode efek DNTR02B1JP. Nilai nominalnya sama dengan Seri A, yakni Rp3,5 triliun, namun menawarkan tenor yang lebih panjang, yaitu 7 tahun dengan tanggal jatuh tempo 17 Maret 2033.
Dalam pengumuman yang disampaikan perusahaan, disebutkan bahwa MTN tersebut memberikan bunga tetap (fixed rate) dengan pembayaran bunga dilakukan setiap tahun.
“Jenis bunga fixed dengan frekuensi pembayaran tahunan. Pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 17 Maret 2027,” demikian dikutip dari pengumuman resmi perusahaan, Senin, 16 Maret 2026.
Sebelumnya, Danantara juga telah meluncurkan instrumen investasi bertajuk Patriot Bond dengan total nilai emisi mencapai Rp50 triliun. Obligasi tersebut ditawarkan dalam dua pilihan tenor, yaitu 5 tahun dan 7 tahun, dengan kupon atau imbal hasil sekitar 2 persen.
CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagatha Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani, mengatakan bahwa penyerapan Patriot Bond oleh investor telah mencapai seluruh target penerbitan.
“Penyerapan sudah mencapai 100 persen,” ujar Rosan di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Ia menilai tingginya minat investor terhadap instrumen tersebut menunjukkan kepercayaan pasar terhadap strategi investasi yang dijalankan Danantara.(*)