Logo
>

Ditagih Bursa soal Koperasi Desa Merah Putih, Alfamart (AMRT) Buka Suara

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk merespons pertanyaan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait dampak peluncuran koperasi tersebut.

Ditulis oleh Syahrianto
Ditagih Bursa soal Koperasi Desa Merah Putih, Alfamart (AMRT) Buka Suara
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) selaku pengelola jaringan minimarket Alfamart akhirnya merespons kemunculan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). (Foto: Dok. Alfamart)

KABARBURSA.COM – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) selaku pengelola jaringan minimarket Alfamart akhirnya merespons kemunculan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). 

Perusahaan memberikan tanggapan resmi usai menerima permintaan penjelasan dari otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 5 Juni 2026. 

Perseroan memaparkan bahwa kehadiran entitas baru tersebut belum memberikan guncangan berarti terhadap operasional bisnis mereka.  

Corporate Secretary Alfamart, Tomin Widian, menegaskan bahwa kehadiran KDMP merupakan inisiatif baik dari pemerintah. Ia menilai langkah tersebut bertujuan mulia untuk memperkuat roda ekonomi pedesaan sekaligus mewujudkan program ketahanan pangan nasional. 

Tomin menyatakan hingga saat ini kinerja operasional dan arus rantai pasok perseroan sama sekali tidak terganggu oleh kehadiran entitas baru tersebut.  

"Hingga saat ini belum ada dampak material terhadap kinerja operasional Perseroan yang disebabkan oleh kehadiran KDMP. Sejalan dengan hal tersebut, tidak terdapat penutupan gerai yang diakibatkan oleh keberadaan KDMP," ujar Tomin dalam laporan keterbukaan informasinya.  

Dalam perspektif kompetisi industri, Alfamart memandang santai persaingan di sektor perdagangan eceran Tanah Air. Setiap pelaku usaha ritel dinilai memiliki model bisnis, segmentasi konsumen, dan target pangsa pasar yang saling berbeda. Kondisi keberagaman ini justru dianggap dapat saling melengkapi peran dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat luas.  

Untuk menghadapi ketatnya persaingan di area pedesaan, Alfamart telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi strategis yang sangat terukur. 

Manajemen tetap memfokuskan energi perseroan pada upaya peningkatan kualitas layanan harian kepada seluruh pelanggan setia. 

“Hal ini mencakup pemenuhan ketersediaan ragam produk sesuai kebutuhan lokal dan penentuan penetapan harga yang tergolong kompetitif,” tambah Tomin.

Perusahaan juga aktif merancang berbagai program promosi yang relevan dengan daya beli masyarakat di wilayah rural. 

AMRT meyakini bahwa tingkat daya saing jangka panjang sebuah bisnis selalu ditentukan oleh kemampuan dalam memberikan pelayanan terbaik. Keyakinan inilah yang menjadi fondasi utama perusahaan untuk menjaga stabilitas pangsa pasarnya di masa mendatang. 

Terkait dengan rumor yang beredar di pasar, Tomin secara tegas membantah adanya jalinan kerja sama dengan koperasi tersebut. 

“Hingga saat ini, Alfamart belum memiliki agenda, rencana, maupun penjajakan kerja sama strategis apa pun dengan pihak pengelola KDMP. Kedua entitas dipastikan masih berjalan sendiri-sendiri pada koridor bisnisnya masing-masing,” tegas dia.

Dalam peta rencana jangka menengah, manajemen tetap memandang optimis terhadap prospek peluang pertumbuhan pasar ritel domestik. 

Alfamart menilai potensi bisnis eceran di Indonesia masih terbuka sangat lebar dan belum mencapai titik jenuh. Perusahaan membidik sejumlah wilayah geografis tertentu yang dinilai belum terlayani secara optimal oleh jaringan ritel modern. 

Sedangkan untuk peta jalan jangka panjang, perseroan berkomitmen penuh untuk memperkuat posisinya sebagai raja ritel nasional. Rencana besar ini akan diwujudkan melalui implementasi strategi pertumbuhan yang berkelanjutan. 

Upaya digitalisasi layanan konsumen dan ekspansi usaha di tingkat regional bakal menjadi ujung tombak taktik perusahaan ke depan.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.