Logo
>

ENRG Siapkan Private Placement, Pengendali Serap Dana Rp338,39 Miliar

Energi Mega Persada merilis 218,31 juta saham baru lewat skema private placement. Seluruh saham akan diserap langsung oleh PT Bakrie Kalila Investment.

Ditulis oleh Syahrianto
ENRG Siapkan Private Placement, Pengendali Serap Dana Rp338,39 Miliar
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) resmi mengumumkan pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD). (Foto: Dok. Energi Mega Persada)

KABARBURSA.COM – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) resmi mengumumkan pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement

Perusahaan minyak dan gas bumi ini akan menerbitkan sebanyak 218.313.500 saham baru seri B. Seluruh saham baru ini siap diserap oleh pihak pengendali perseroan, yakni PT Bakrie Kalila Investment.

Direktur sekaligus Corporate Secretary PT Energi Mega Persada Tbk, Riri Hosniari Harahap, mengonfirmasi aksi korporasi strategis ini. Ia menyampaikan laporan informasi material tersebut kepada otoritas pasar modal secara resmi. 

Riri menjelaskan bahwa penyerapan saham oleh pihak terafiliasi ini sudah melewati berbagai pertimbangan matang perseroan.

Riri merinci alasan di balik pemilihan entitas pengendali sebagai penyerap utama penerbitan saham baru perusahaan. 

"PMTHMETD ini dilakukan oleh pemodal yang merupakan pihak terafiliasi dengan pertimbangan bahwa komitmen yang diperoleh dari BKI memungkinkan Perseroan untuk segera memperoleh dana hasil pelaksanaan," tulis Riri dalam dokumen keterbukaan informasi, dikutip Sabtu, 6 Juni 2026. 

Hal ini bertujuan agar rencana bisnis sesuai penggunaan dana yang ditargetkan dapat segera terealisasi di lapangan.

Aksi penambahan modal perseroan ini memiliki nilai total yang cukup fantastis bagi kelangsungan usaha. ENRG menetapkan harga pelaksanaan private placement pada level Rp1.550 per lembar saham. 

Perhitungan matematis menunjukkan total dana segar yang akan diraup perseroan mencapai angka Rp338,38 miliar.

Penetapan harga tebus saham baru ini dilakukan dengan mengacu pada aturan ketat otoritas bursa. Perseroan mematuhi ketentuan Lampiran II Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00101/BEI/12-2021.

Aturan tersebut secara khusus mengatur teknis pencatatan saham dan efek bersifat ekuitas selain saham yang diterbitkan oleh perusahaan tercatat.

Saham baru seri B yang diterbitkan ini memiliki nilai nominal dasar sebesar Rp100 per lembar saham. Seluruh porsi saham tersebut akan diambil bagian secara penuh oleh PT Bakrie Kalila Investment (BKI). 

Keterlibatan entitas BKI dipastikan membawa dampak langsung terhadap struktur modal perseroan ke depan.

PT Bakrie Kalila Investment sejatinya bukan pihak asing bagi kelangsungan bisnis ENRG. Entitas tersebut secara resmi berstatus sebagai pihak terafiliasi karena posisinya sebagai pengendali utama perseroan. 

Status ini otomatis membuat transaksi penambahan modal tersebut masuk ke dalam kategori transaksi afiliasi.

Transaksi afiliasi pada dasarnya tunduk pada regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 42/POJK.04/2020. Aturan ketat ini mengawasi proses setiap transaksi afiliasi dan transaksi yang mengandung unsur benturan kepentingan. Namun, perseroan ternyata memiliki landasan hukum kuat untuk dapat mengeksekusi rencana bisnis tersebut.

Perseroan menyatakan telah mendapatkan pengecualian hukum atas regulasi transaksi afiliasi tersebut secara legal. ENRG menggunakan landasan pengecualian dari Pasal 44B aturan POJK Nomor 14/POJK.04/2019. Ketentuan legal ini membebaskan perseroan dari kewajiban mematuhi prosedur regulasi transaksi afiliasi pada umumnya.

Rencana penambahan modal melalui jalur private placement ini juga telah mengantongi restu para pemegang saham. Perseroan sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 26 Juni 2025 lalu. Persetujuan mayoritas ini menjadi landasan fundamental bagi manajemen untuk melangkah ke tahap eksekusi bisnis.

Hasil persetujuan rapat pemegang saham tersebut telah dicatatkan secara sah di mata hukum negara. Keputusan krusial ini tertuang sangat rapi dalam Akta Berita Acara RUPSLB Perseroan Nomor 47. Akta otentik tersebut dibuat secara resmi di hadapan Notaris Emmyra Fauzia Kariana di wilayah Jakarta Selatan.

Total saham peredaran ENRG setelah pelaksanaan aksi korporasi ini akan menembus angka 26,56 miliar lembar saham. Angka hitungan pasti jumlah saham perseroan ke depan adalah sebanyak 26.564.543.750 lembar saham. Penambahan jumlah kepingan saham beredar ini menjadi salah satu tonggak sejarah baru bagi perseroan.

Sejalan dengan melesatnya jumlah lembar saham, nilai modal disetor perseroan juga ikut membengkak secara proporsional. Nilai modal perusahaan akan melesat tajam mencapai angka raksasa sebesar Rp6.953.297.954.000. Pencapaian finansial ini diharapkan mampu memperkokoh posisi fundamental perseroan di kancah bursa saham.

PT Energi Mega Persada Tbk sendiri merupakan emiten yang bermain kuat pada sektor energi hulu di Indonesia. Perusahaan konsisten berfokus pada aktivitas kegiatan eksplorasi, pengembangan, serta produksi cadangan minyak bumi. 

Wilayah operasi perseroan mencakup pembangunan infrastruktur fasilitas di wilayah darat maupun area lepas pantai.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.