KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan di zona merah dan bergerak melemah pada sesi awal Selasa, 10 Februari 2026.
Berdasarkan data perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat berada di level 8.015,78 atau turun 16,09 poin setara 0,20 persen dari posisi penutupan sebelumnya. Sejak awal sesi I, IHSG sempat dibuka di level 8.031,58 dengan pergerakan harian menyentuh level tertinggi 8.035,42 dan terendah 8.011,13.
Dari sisi aktivitas perdagangan, nilai transaksi di seluruh pasar tercatat mencapai Rp567,31 miliar dengan volume 8,00 juta lot dan frekuensi 76.210 transaksi pada awal sesi. Khusus di pasar reguler, nilai transaksi tercatat sekitar Rp548,20 miliar dengan volume 7,97 juta lot.
Komposisi pelaku pasar menunjukkan investor domestik masih mendominasi dengan porsi sekitar 64,66 persen, sementara investor asing berkontribusi sekitar 35,34 persen dari total nilai transaksi.
Pergerakan IHSG pagi ini juga tercermin pada kinerja sektoral yang cenderung variatif. Sektor kesehatan menjadi salah satu penopang dengan penguatan sekitar 0,40 persen, diikuti sektor basic industry yang naik sekitar 0,24 persen dan sektor industrial yang menguat tipis sekitar 0,07 persen.
Di sisi lain, tekanan terlihat pada sektor transportasi yang turun sekitar 0,22 persen, sektor keuangan yang melemah sekitar 0,24 persen, sektor non-cyclical yang turun sekitar 0,29 persen, serta sektor infrastruktur yang terkoreksi sekitar 0,13 persen.
Di jajaran saham yang menguat pada awal perdagangan, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) melonjak 24,53 persen ke level 660, PT Ifishdeco Tbk (IFSH) menguat 23,72 persen ke level 1.565.
PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) turut naik 20,97 persen ke level 300, PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) menguat 14,78 persen ke level 264, serta PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) yang menguat 13,94 persen ke level 188.
Sementara itu, saham-saham yang mengalami tekanan jual dan masuk dalam daftar top losers antara lain PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) yang turun 9,82 persen ke level 202, PT Mega Perintis Tbk (ZONE) yang melemah 7,76 persen ke level 535.
Saham PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP) juga turun 6,25 persen ke level 30, PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) turut terkoreksi 5,61 persen ke level 101, serta PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN) yang melemah 5,41 persen ke level 70.
Adapun MNC Sekuritas menyampaikan IHSG masih berpeluang menguat dalam jangka pendek untuk menguji level 8.028-8.102 sekaligus menutup gap-nya. Meski begitu, ada yang perlu disoroti oleh investor.
"Namun waspadai akan adanya peluang koreksi ke 7.785-7.904," tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya.
MCN Sekuritas membeberkan support IHSG pada perdagangan hari ini berada di kisaran level 7.712-7.547. Sementara resistance ada di area 8.214-8.354. (*)