Logo
>

IHSG Dibuka Melemah ke 7.086, Saham Konstruksi dan Teknologi Penopang

Aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai dengan volume mencapai 18,03 miliar lembar saham

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Dibuka Melemah ke 7.086, Saham Konstruksi dan Teknologi Penopang
Hall Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Kamis, 30 April 2026, dengan pelemahan tipis. 

Hingga sesi pagi, IHSG tercatat turun 14,98 poin atau 0,21 persen ke level 7.086,24, setelah sempat bergerak dalam rentang 7.081,52 hingga 7.109,00. Aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai dengan volume mencapai 18,03 miliar lembar saham, nilai transaksi Rp631,28 miliar, dan frekuensi 88,08 ribu kali transaksi.

Pergerakan IHSG yang cenderung terbatas mencerminkan sikap wait and see pelaku pasar, meski sejumlah saham berhasil mencatatkan penguatan signifikan. Dari sisi sektoral, sektor teknologi memimpin kenaikan dengan penguatan 1,04 persen, disusul sektor properti yang naik 0,35 persen dan sektor kesehatan yang menguat 0,17 persen. Sementara itu, tekanan terbesar datang dari sektor industrial yang turun 1,33 persen dan sektor keuangan yang melemah 0,79 persen.

Di jajaran saham top gainers, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) dari sektor infrastruktur konstruksi melonjak 25,27 persen ke level 228. Kenaikan ini mencerminkan tingginya minat investor terhadap saham BUMN karya di tengah ekspektasi proyek pembangunan yang berlanjut. PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), perusahaan yang bergerak di sektor daur ulang plastik dan tekstil, juga melesat 19,76 persen ke harga 200.

Selain itu, PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) yang bergerak di sektor properti naik 18,39 persen ke level 206. PT PP (Persero) Tbk (PTPP), emiten konstruksi pelat merah lainnya, menguat 16,13 persen ke harga 288. Sementara itu, PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP), perusahaan manufaktur plastik, turut naik 14,72 persen ke level 187.

Di sisi lain, tekanan jual terjadi pada sejumlah saham. PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) yang bergerak di sektor bahan baku makanan dan minuman turun 13,66 persen ke level 278. PT Bank Mega Tbk (MEGA) dari sektor perbankan melemah 12,35 persen ke harga 2.200, mencerminkan aksi ambil untung setelah penguatan sebelumnya.

PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI), perusahaan distribusi elektronik dan peralatan rumah tangga, terkoreksi 12,16 persen ke level 2.600. Sementara itu, PT Leyand International Tbk (LAPD) yang bergerak di sektor energi turun 8,65 persen ke harga 95, dan PT Champion Pacific Indonesia Tbk (IGAR) dari sektor kemasan juga mengalami tekanan.

Secara keseluruhan, pergerakan IHSG pada pagi ini masih didominasi fluktuasi terbatas dengan rotasi sektor yang cukup dinamis. Investor terlihat selektif dalam memilih saham, dengan fokus pada emiten yang memiliki sentimen jangka pendek maupun prospek kinerja yang lebih solid.

Sementara itu, MNC Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan IHSG sebelumnya sempat menguat 0,41 persen ke level 7.101 disertai munculnya volume pembelian. Secara teknikal, posisi IHSG diperkirakan berada pada bagian wave [v] atau alternatifnya di akhir wave [b] dari wave B. Koreksi dinilai akan relatif terbatas di kisaran 6.983 hingga 7.009, dengan peluang penguatan jangka pendek menuju area 7.188 hingga 7.270. Level support berada di 7.022 dan 6.917, sementara resistance di 7.313 dan 7.484.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".