KABARBURSA.COM - Saham PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) mencatatkan performa mengesankan sepanjang pekan ini periode 8-12 Juni 2026.
Saham PSKT pada periode tersebut menguat sebesar 13,17 persen atau naik 22 poin ke level Rp189. Penguatan ini tidak lepas dari aksi akumulasi yang lebih besar dibanding distribusi pada pekan ini.
Mengutip data perdagangan Stockbit, XL nenjadi pihak dengan akumulasi jombo pada pekan ini dengan nilai Rp1,3 miliar atau sama dengan mengoleksi sekitar 58,7 ribu lot saham PSKT di harga Rp185.
OD menjadi broker selanjutnya dengan pembelian terbesar kedua dengan nominal Rp470,8 juta dengan volume mencapai 24,1 ribu lot di harga rata-rata Rp185.
Tak mau kalah, broker XC juga tercatat aktif melakukan akumulasi saham PSKT dengan nilai pembelian Rp397,9 juta atau setara 22 ribu lot pada harga rata-rata Rp178 per saham.
Aksi beli juga terlihat dari broker XA dengan nilai mencapai Rp85,4 juta, PD sebesar Rp49,7 juta, broker YU senilai Rp38,4 juta, DR Rp34,9 juta, broker LG Rp31,2 juta, broker HD Rp27,1 juta, dan broker AI sekitar Rp12,1 juta.
Di sisi lain, tekanan jual terbesar berasal dari broker AK yang mencatatkan nilai penjualan sebesar Rp407,5 juta. Disusul broker YP dengan nilai jual Rp402,9 juta dan broker PC sebesar Rp319,8 juta.
Broker MU juga tercatat melakukan distribusi senilai Rp252,9 juta, diikuti broker BQ sebesar Rp247,1 juta, broker CC Rp163,2 juta, broker MG Rp120,6 juta, broker SQ Rp113,9 juta, broker EP Rp68,8 juta, serta broker YB Rp55,8 juta.
Meski selama sepekan menguat, saham PSKT dalam satu bulan terakhir terpantau terkoreksi sebesar 26,74 persen. Pelemahan juga masih terlihat dalam periode tiga bulan yang turun 22,54 persen, sementara dalam enam bulan terakhir saham ini telah merosot hingga 47,50 persen.
Tekanan tersebut juga terlihat pada kinerja sepanjang tahun berjalan. Secara year to date (ytd), saham PSKT masih mencatat penurunan sebesar 39,03 persen.
Namun, penguatan dalam sepekan terakhir membuat saham ini mulai menjauhi level terendahnya tahun ini yang berada di kisaran Rp141 per saham.
Di sisi lain, jika dilihat dari perspektif jangka panjang, PSKT masih membukukan kinerja yang cukup menarik. Dalam periode satu tahun, saham ini masih mencatat kenaikan 425 persen. Sementara dalam rentang tiga tahun dan lima tahun, saham PSKT masing-masing masih membukukan apresiasi sebesar 278 persen.
Profil PSKT
Mengutip dari situs resmi perusahaan, PT Red Planet Indonesia Tbk. (PSKT) adalah perusahaan di bidang perhotelan yang memiliki, membangun, dan mengoperasikan jaringan hotel di Indonesia.
Dengan merek Monoloog Hotel untuk segmen hotel bujet dan Pusako Hotel sebagai hotel bintang empat di Bukittinggi, Sumatera Barat, perusahaan ini telah memperluas kehadirannya di delapan kota di Indonesia.
Perjalanan perusahaan ini dimulai dengan nama PT Pusako Tarinka Tbk., sebelum berganti nama menjadi PT Red Planet Indonesia, Tbk. pada tanggal 22 Mei 2014.
Transformasi tersebut menandai awal dari fase baru dalam pengembangan perusahaan, didukung oleh investasi yang terukur dan fokus pada ekspansi yang agresif di pasar perhotelan domestik.
Salah satu pilar utama kesuksesan PT Red Planet Indonesia Tbk adalah pemanfaatan teknologi yang inovatif. Sistem teknologi terintegrasi yang diterapkan perusahaan telah berhasil menyederhanakan proses reservasi, sehingga memberikan pengalaman yang cepat, mudah, dan efisien bagi pelanggan.
Inovasi ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk selalu berada di garis depan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan di era digital.
Adapun saham PSKT resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 19 September 2025. Sementara saat ini, free float PSKT mencapai 19,78 persen.
Mengutip data Stockbit, PSKT sendiri memiliki 11 anak perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Berikut daftarnya:
PT Red Planet Hotel Palembang
PT Red Planet Hotels Indonesia
PT Red Planet Hotel Surabaya
PT Red Planet Hotel Pekanbaru
PT Red Planet Hotel Makassar
PT Red Planet Hotels Solo
PT Red Planet Hotel Bekasi
PT Planet Merah Depok
PT Red Planet Hotels Tangerang
PT Solusi Bintang Cemerlang
PT Planet Merah Sembilan. (*)