Logo
>

ASSA Ekspansi, Siapkan Usaha Baru Integrasi Transportasi

PT Adi Sarana Armada Tbk akan melakukan ekspansi bisnis dengan meluncurkan sistem manajemen transportasi terintegrasi.

Ditulis oleh Syahrianto
ASSA Ekspansi, Siapkan Usaha Baru Integrasi Transportasi
PT Adi Sarana Armada Tbk atau ASSA bersiap melebarkan sayap bisnis. (Foto: Dok. Adi Sarana Armada)

KABARBURSA.COM – PT Adi Sarana Armada Tbk atau ASSA bersiap melebarkan sayap bisnis. Emiten logistik ini merancang usaha baru berupa sistem manajemen transportasi terintegrasi. Inovasi teknologi canggih ini diberi nama Transportation Management System (TMS).

Direktur Keuangan sekaligus Corporate Secretary ASSA, Jerry Fandy Tunjungan, memberikan penjelasan resmi. Ia menyebut langkah ekspansi ini bertujuan meningkatkan daya saing perusahaan. Strategi ini juga penting untuk memperluas jangkauan pasar logistik nasional.

"Dengan memasukkan kegiatan usaha TMS, Perseroan dapat mempersiapkan diri. Kami bisa mengintegrasikan layanan logistik secara lebih menyeluruh," tegas Jerry dalam keterbukaan informasi, dikutip Minggu, 14 Juni 2026.

Ia berharap pelanggan kelak dapat mengatur pengiriman barang secara efisien.

Inovasi layanan digital TMS ini dijadwalkan meluncur pada Agustus 2026. Perusahaan menargetkan operasional secara komersial dapat langsung berjalan. 

“Seluruh proses uji coba internal saat ini masih terus berlangsung,” ujar Jerry.

Langkah besar ini menuntut penambahan empat Klasifikasi Baku Lapangan Usaha. Dua klasifikasi baru akan berfungsi sebagai pilar kegiatan usaha utama. Dua klasifikasi sisanya bertindak sebagai penyangga operasional pendukung.

Aturan utama menyasar bidang aktivitas pemrograman komputer dan perangkat lunak. Aturan pendukung mengakomodasi perancangan internet of things (IoT)  dan komunikasi data. Semua legalitas ini akan disahkan melalui forum rapat resmi.

ASSA menyiapkan dana segar sebesar Rp5,12 miliar untuk aksi ini. Seluruh kebutuhan modal awal bersumber penuh dari kas internal perusahaan. Alokasi terbesar senilai Rp3,61 miliar digunakan membiayai lisensi perangkat lunak.

Sisa dana investasi mengalir untuk aneka ragam kebutuhan operasional awal. Perusahaan membiayai pengadaan peralatan kantor dan keperluan administrasi perizinan. Dana cadangan kontingensi operasional tunai juga telah disiapkan secara cermat.

Lembaga independen telah mengaudit tuntas rencana bisnis anyar ASSA ini. Kantor Jasa Penilai Publik Ruky, Safrudin & Rekan memberikan opini positif. Proyek ekspansi digital ini dinilai sangat layak untuk dieksekusi komersial.

Tingkat pengembalian modal internal proyek ini mencapai angka 41,93 persen. Angka ini melampaui batas standar biaya modal perusahaan sebesar 10,22 persen. Modal investasi awal diyakini kembali dalam waktu empat tahun.

Layanan baru ini menargetkan banyak segmen pelanggan potensial di pasar. Perseroan membidik perusahaan logistik, ekspedisi, dan distributor barang konsumsi. Instansi pemerintah dan badan usaha negara turut menjadi target pasar.

Sistem canggih ini menyediakan berbagai fitur pemantauan pengiriman terkini. Kendaraan operasional akan terhubung langsung dengan alat navigasi satelit. Suhu dan kelembapan muatan kargo juga terpantau ketat secara langsung.

Perusahaan kelak menyediakan layanan pusat kendali terpadu atau control tower. Pusat kendali ini bertugas menangani segala insiden operasional di lapangan. Pemantauan dilakukan sangat aktif demi menjaga kualitas tingkat layanan.

Rencana penambahan kegiatan usaha ini wajib melewati persetujuan aturan formal. Manajemen ASSA akan segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS). Rapat penentu ini dijadwalkan berlangsung meriah pada 17 Juni 2026.

Performa Saham ASSA Ikut Meroket

Kabar ekspansi bisnis teknologi logistik ini disambut positif pelaku pasar. Saham ASSA bergerak melesat signifikan pada penutupan perdagangan akhir pekan. Kenaikan tajam harga saham ini terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026.

Data bursa mencatat saham ASSA ditutup menguat pada level Rp635. Angka ini mencerminkan lonjakan sebesar 40 poin atau melesat 6,72 persen. Sehari sebelumnya, saham emiten ini sempat melemah ke level Rp595.

Saham perusahaan transportasi ini dibuka mantap pada harga Rp600. Pergerakan harga harian sempat menyentuh level tertinggi di angka Rp645. Sedangkan level terendah hari itu tertahan sangat kuat pada posisi Rp600.

Aktivitas transaksi perdagangan saham ASSA terpantau sangat ramai dan likuid. Total volume saham yang berpindah tangan mencapai 131,70 ribu lot. Nilai transaksi harian secara keseluruhan sukses menembus angka Rp8,30 miliar.

Frekuensi transaksi harian saham perseroan juga tergolong sangat aktif. Terjadi pemindahan kepemilikan aset saham sebanyak 2.080 kali dalam sehari. Harga rata-rata transaksi pergerakan saham ini mendarat di level Rp630.

Para investor asing rupanya mencatatkan aksi jual pada saham ASSA. Nilai penjualan saham kotor asing tercatat sebesar Rp4,38 miliar. Sementara aksi pembelian kotor pemodal asing hanya berada di angka Rp1,51 miliar.

Secara keseluruhan pihak pemodal asing membukukan catatan nilai jual bersih. Rekapitulasi jual bersih asing ini berada pada angka Rp2,87 miliar. Namun tekanan jual asing ini sukses diserap habis pemodal lokal.

Tren pergerakan positif saham ASSA sejatinya sudah terlihat sejak pekan. Pada hari Rabu, 10 Juni 2026, sahamnya juga melesat 6,19 persen. Kinerja impresif bursa ini sejalan dengan sentimen wacana ekspansi usaha.

Lonjakan serupa juga sempat tercetak pada perdagangan hari Selasa sebelumnya. Saham ASSA ditutup melesat kuat sebesar 8,65 persen menjadi Rp565. Volume transaksi saham saat itu sukses mencapai besaran 96,17 ribu lot.

Pergerakan sepekan membuktikan besarnya selera minat koleksi para pemodal lokal. Pelepasan saham oleh pihak luar negeri terus diserap tanpa sisa. Ketahanan harga ini menjadi bukti solidnya kepercayaan publik terhadap ASSA.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.