KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat, 5 Desember 2025. IHSG naik 22,29 poin atau 0,26 persen ke level 8.662,49 dari harga penutupan 8.640,20.
Sepanjang sesi awal, indeks bergerak di rentang 8.655,31 sebagai level terendah hingga 8.663,90 sebagai level tertinggi, setelah dibuka pada posisi 8.658,89.
Total transaksi di seluruh pasar mencapai 8,06 juta lot dengan nilai perdagangan Rp 317,67 miliar dari 52.670 transaksi. Aktivitas investor asing kembali mencolok dengan pembelian di seluruh pasar mencapai Rp 6,79 triliun dan penjualan Rp 5,09 triliun, mencetak net foreign buy sebesar Rp 1,70 triliun.
Sementara di pasar reguler tercatat net foreign sell sebesar Rp 182,09 miliar. Secara keseluruhan, porsi investor domestik mendominasi 71,95 persen transaksi, sedangkan asing berkontribusi 28,05 persen.
Dari daftar saham yang mencatatkan kenaikan terbesar, PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) memimpin dengan lonjakan 330 poin atau 24,91 persen ke level 1.655. Disusul PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) naik 68 poin atau 18,99 persen ke 426.
Kemudian PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) menguat 17 poin atau 16,04 persen ke 123, PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) bertambah 36 poin atau 15,38 persen ke 270, serta PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) naik 18 poin atau 15,25 persen ke 136.
Sementara itu, saham yang melemah antara lain PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) yang terkoreksi 20 poin atau 7,25 persen ke 256. PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) turun 12 poin atau 6,25 persen ke 180. PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) melemah 4 poin atau 5,56 persen ke 68. PT Tunas Alfin Tbk (TALF) turun 35 poin atau 5,51 persen ke 600. PT Tira Austenite Tbk (TIRA) terkoreksi 60 poin atau 4,32 persen ke 1.330.
Dari sisi sektoral, mayoritas sektor bergerak positif. Transportasi memimpin penguatan 0,76 persen, disusul energi 0,46 persen, infrastruktur 0,36 persen, keuangan 0,25 persen, properti 0,34 persen, industri dasar 0,16 persen, teknologi 0,11 persen, serta non-siklis 0,07 persen. Sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang melemah dengan penurunan 0,23 persen.
MNC Sekuritas dalam laporan MNCS Daily Scope Wave hari ini menyebut IHSG masih berada dalam tekanan jual meski sempat menguat 0,33 persen di sesi sebelumnya ke 8.640. Dalam skenario terbaik (best case), koreksi IHSG diperkirakan akan terbatas di area 8.567–8.586 sebelum kembali menguat menuju target 8.709.
Namun, analis MNC Sekuritas mengingatkan skenario terburuk (worst case) yang ditandai dengan label merah pada peta wave, di mana IHSG berpotensi terkoreksi lebih dalam menuju area 8.397–8.504.
Adapun level support terdekat berada di 8.553 dan 8.491, sementara resistance berada di 8.660 dan 8.709. (*)