KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari ini, ditutup di posisi 8,638.71 atau melemah 1.48 poin setara 0.02 persen.
Sepanjang sesi, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 8,689.10 dan terendah di 8,617.04, menandakan volatilitas masih cukup tinggi di akhir pekan Jumat, 5 Desember 2025.
Aktivitas transaksi tercatat ramai, dengan total transaksi seluruh pasar mencapai 437.52 juta lot senilai 18.47 triliun dan 2.49 juta kali transaksi. Pada pasar reguler, volume mencapai 402.95 juta lot dengan nilai 16.76 triliun.
Di tengah pergerakan IHSG yang mendatar, sejumlah saham mencatat koreksi cukup dalam. Berikut 10 saham dengan penurunan terdalam pada perdagangan hari ini berdasarkan data penutupan.
Penurunan terbesar dipimpin oleh saham PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) yang turun ke 117 atau melemah 5 poin setara 4.10 persen. Emiten ini mencatat nilai transaksi Rp1.38 miliar dengan frekuensi perdagangan 15.59 ribu kali, menandakan tekanan jual masih kuat.
Di bawahnya terdapat saham PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) yang merosot ke 1,055 setelah turun 45 poin atau 4.09 persen dengan nilai transaksi 45.06 miliar. Koreksi berlanjut pada saham PT Benteng Api Technic Tbk (BATR) yang melemah 5 poin menuju 119 atau setara 4.03 persen dengan nilai perdagangan Rp1 miliar.
PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) menjadi salah satu saham sektor energi yang ikut terseret, terkoreksi 12 poin menjadi 288 atau turun 4.00 persen dengan transaksi mencapai Rp120.41 miliar. Penurunan serupa terjadi pada saham PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) yang ditutup pada level 96, turun 4 poin atau 4.00 persen dengan nilai transaksi Rp3.17 miliar.
Saham PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) juga masuk daftar top loser setelah turun 55 poin menuju 1,435 atau melemah 3.69 persen dengan nilai transaksi Rp74.96 miliar. Sementara itu, PT Link Net Tbk (LINK) turun 180 poin ke 4,720 atau merosot 3.67 persen.
Dari sektor pertambangan, PT Timah Tbk (TINS) mencatat koreksi signifikan sebesar 120 poin menuju 3,190 atau turun 3.63 persen dengan nilai transaksi Rp153.75 miliar. Tekanan jual juga menekan saham PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) yang melemah 25 poin ke 715 atau setara 3.38 persen, dengan transaksi mencapai Rp546.71 miliar.
Menutup daftar 10 terlemah hari ini adalah saham PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) yang jatuh 6 poin ke 173 atau turun 3.35 persen dengan nilai transaksi 4.11 miliar.
Meskipun mayoritas saham-saham berkapitalisasi kecil hingga menengah mencatat pelemahan, IHSG masih berhasil bertahan stabil di sekitar level 8,600. Tekanan global, aksi ambil untung, dan rotasi sektor menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan hari ini.(*)