Logo
>

IHSG Menguat ke 6.199, Saham ini Langsung Melesat Hampir 20 Persen

IHSG bergerak di zona hijau pada awal perdagangan, sementara sejumlah saham mencatat kenaikan signifikan sejak pembukaan.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Menguat ke 6.199, Saham ini Langsung Melesat Hampir 20 Persen
Ilustrasi papan pantau saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com/Desty

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026. Hingga pukul 09.00 WIB, indeks naik 4,38 poin atau 0,07 persen ke level 6.199,81.

Sepanjang sesi awal perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.207,10 sebelum bergerak turun ke level terendah 6.196,52.

Total volume transaksi di seluruh pasar mencapai 5,82 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp455,08 miliar dari 57,72 ribu kali transaksi. Aktivitas perdagangan di pasar reguler mendominasi dengan volume 5,81 miliar saham dan nilai transaksi Rp455,06 miliar.

Pergerakan sektor saham pada awal perdagangan menunjukkan sentimen yang masih beragam. Sektor kesehatan menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 1,78 persen, disusul sektor energi yang naik 1,18 persen. Sektor industri juga menguat 0,64 persen, sementara sektor properti bertambah 0,44 persen dan sektor teknologi naik 0,31 persen.

Di sisi lain, tekanan jual masih terlihat pada sejumlah sektor. Sektor bahan baku atau basic industry menjadi yang paling tertekan setelah turun 0,96 persen, diikuti sektor barang konsumsi primer atau non-cyclical yang melemah 0,93 persen.

Sementara untuk sektor infrastruktur turun 0,74 persen, sektor transportasi terkoreksi 0,52 persen, dan sektor cyclical melemah tipis 0,08 persen. Sementara sektor keuangan bergerak relatif datar dengan kenaikan 0,02 persen.

Dari jajaran top gainers, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang bergerak di sektor energi dan investasi mencatat kenaikan terbesar. Saham DSSA melonjak 120 poin atau 19,51 persen ke level 735.

Posisi berikutnya ditempati PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE), emiten sektor properti dan perhotelan, yang naik 90 poin atau 16,36 persen ke level 640. Kemudian PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk (VRNA) dari sektor pembiayaan menguat 10 poin atau 12,50 persen ke posisi 90.

Saham PT Ace Oldfields Tbk (KUAS), produsen peralatan pengecatan dan bahan bangunan, juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 14 poin atau 11,48 persen ke level 136. Sementara itu, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), operator rumah sakit yang bergerak di sektor kesehatan, menguat 1.425 poin atau 10,96 persen ke level 14.425.

Di kelompok saham yang mengalami pelemahan terbesar, PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) yang bergerak di sektor jasa keuangan turun 125 poin atau 14,97 persen ke level 710. Saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN), perusahaan logistik dan distribusi, terkoreksi 20 poin atau 11,05 persen menjadi 161.

Selanjutnya, saham PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) yang bergerak di sektor transportasi dan logistik melemah 22 poin atau 9,73 persen ke level 204. PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY), emiten pelayaran dan jasa maritim, turun 18 poin atau 8,26 persen menjadi 200.

Adapun saham PT Super Energy Tbk (SURE) yang bergerak di sektor energi terkoreksi 200 poin atau 7,69 persen ke level 2.400 pada perdagangan pagi ini.

Meski bergerak menguat pada awal perdagangan, pergerakan IHSG masih dibayangi kecenderungan konsolidasi. Tim analis MNC Sekuritas dalam riset harian 3 Juni 2026 menyebut penguatan IHSG sebesar 1,11 persen pada perdagangan sebelumnya menuju level 6.195 disertai munculnya volume tekanan jual meski relatif terbatas.

Menurut MNC Sekuritas, pergerakan indeks saat ini diperkirakan masih menjadi bagian dari gelombang A pada skenario gelombang (2) berlabel hitam. Dalam skenario tersebut, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju area 6.362 hingga 6.484.

Namun demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi dengan area support terdekat berada pada rentang 5.899 hingga 6.080. MNC Sekuritas menempatkan level support IHSG di 5.996 dan 5.899, sementara level resistance berada di 6.318 dan 6.459. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".