Logo
>

IHSG Sedang Tertekan, OJK Sebut Pemerintah Dukung Reformasi

Mahendra mengungkapkan koordinasi dilakukan melalui pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung pada pagi hari sebelum konferensi pers.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Sedang Tertekan, OJK Sebut Pemerintah Dukung Reformasi
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar bersama Direktur Utama BEI Iman Rachman, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi, Komisaris Utama KSEI Samsul Hidayat, serta jajaran pimpinan SRO dan regulator pasar modal dalam konferensi pers terkait pasar. Desty Luthfiani/KabarBursa.com

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menegaskan bahwa pemerintah menunjukkan sikap solid dalam mendukung agenda reformasi dan penguatan pasar modal Indonesia.

    Diketahui, IHSG sempat turun 8 persen pada Rabu, 28 Januari 2026 kemarin. Sehingga otomatis Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan penghentian sementara atau trading halt pada pukul 13.43 hingga 14.13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) di level 8.261. 

    Kemudian BEI kembali memberlakukan trading halt pagi ini, sekitar 30 menit setelah pasar sesi I dibuka lantaran IHSG turun lagi 8 persen di level 7.654. Penghentian sementara dilakukan pada pukul 09.26 hingga 09.56 JAST. 

     Mahendra mengungkapkan koordinasi dilakukan melalui pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung pada pagi hari sebelum konferensi pers. 

    Pertemuan itu melibatkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara, perwakilan BUMN, Badan Pengelola Investasi (BPI), serta Danantara.

    “Memang tadi pagi kami bertemu dengan Pak Menko, Pak Menkeu, Pak Mensesneg, BPI, BUMN, dan kepala BPI Danantara,” ujar Mahendra di Gedung BEI, Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

    Menurut Mahendra, dalam pertemuan tersebut, pemerintah secara kolektif menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah reformasi pasar modal yang tengah dijalankan OJK dan Self Regulatory Organization (SRO), terutama yang berkaitan dengan peningkatan transparansi, integritas, serta pendalaman pasar agar setara dengan standar internasional.

    “Semua mendukung penuh langkah-langkah reformasi, perbaikan, dan penguatan yang kita lakukan,” kata Mahendra.

    Ia menekankan bahwa dukungan lintas kementerian dan lembaga ini dilandasi kepentingan nasional untuk memastikan Bursa Efek Indonesia memiliki fondasi yang kuat, likuid, dan kredibel di mata investor global. Reformasi struktural dinilai menjadi kunci untuk membangun pasar modal yang lebih tahan terhadap gejolak jangka pendek.

    Saat ditanya apakah Presiden Prabowo mengetahui pasar saham turun dua hari terakhir. Mahendra menyatakan bahwa isu tersebut memiliki dampak luas dan strategis, sehingga secara substansi berada dalam radar pemerintah.

    “Dalam konteks beliau ya mestinya, maaf mestinya asumsi saya ya, tahu dong. Ini kan penting dan ini kan juga diperhatikan. Mempengaruhi cukup banyak hal,” kata Mahendra.

    Ia juga menjelaskan terkait penguatan pasar Indonesia, Danantara juga memberikan dukungan melalui partisipasi aktif di pasar modal. Danantara diposisikan sebagai investor institusional yang berkontribusi terhadap peningkatan likuiditas dan kedalaman pasar.

    “Dukungannya memang termasuk kemungkinan dan memang sudah mulai dilakukan untuk juga aktif melakukan investasi di pasar modal,” kata Mahendra.

    Ia menambahkan, keterlibatan investor institusional domestik dengan kapasitas besar sangat dibutuhkan untuk menciptakan struktur pasar yang lebih seimbang dan berkelanjutan. OJK menilai partisipasi Danantara sejalan dengan kebutuhan pasar akan likuiditas yang sehat dan basis investor jangka panjang.

    “Saya rasa sama dengan para investor institusional lainnya ya. Dari dalam maupun luar negeri yang memerlukan tingkat kedalaman pasar dan likuiditas yang bagus.Karena juga merupakan bukti bahwa komitmen terhadap perdagangan dan juga kinerja di pasar modal,” kata Mahendra.

    Reformasi yang di maksud adalah membuka data investor di bawah 5 persen dari kepemilikan saham perusahaan, segera memberlakukan freefloat atau saham beredar 15 persen bagi emiten yang akan IPO atau yang sudah tercatat diterapkan pada bulan depan atau Februari 2026. Dan mempercepat demutualisasi BEI di kuartal I 2026.(*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Desty Luthfiani

    Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

    Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

    Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

    Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".