Logo
>

IHSG Sesi I Bergerak Positif, Selanjutnya Uji 7.515?

IHSG bertahan di atas pivot 7.431 dengan sinyal beli jangka pendek, sementara resistance terdekat di 7.515 menjadi level uji berikutnya hingga penutupan perdagangan.

Ditulis oleh Yunila Wati
IHSG Sesi I Bergerak Positif, Selanjutnya Uji 7.515?
IHSG masih berpotensi bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan hari ini, asalkan mampu bertahan di atas pivot 7.431. (Foto: dok KabarBursa)

KABARBURSA.COM - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan Senin, 13 April 2026, dibuka dengan nada yang cenderung stabil sebelum perlahan menguat. 

Indeks dibuka di level 7.410,09, lalu bergerak naik hingga menyentuh level tertinggi 7.500,14 meskipun sempat turun ke titik terendah 7.351,36 sebelum kembali bertahan di zona hijau.

Hingga akhir sesi I, IHSG tercatat berada di level 7.492,73 atau naik 34,24 poin setara 0,46 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 7.458,50. Aktivitas perdagangan tercatat cukup aktif dengan total volume mencapai 235,56 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp10,10 triliun dari frekuensi 1,51 juta kali transaksi.

Secara struktur pergerakan, penguatan ini terjadi dengan rentang intraday yang cukup lebar, yaitu sekitar 148 poin antara level terendah dan tertinggi. Hal ini menunjukkan adanya tarik menarik yang cukup intens antara tekanan jual dan dorongan beli, namun dengan kecenderungan harga bertahan di area atas menjelang akhir sesi.

Siap Uji Resistance di 7.515

Dari sisi teknikal jangka pendek, posisi IHSG saat ini berada di atas rata-rata pergerakan MA5 di 7.301,81, MA10 di 7.184,96, serta MA20 di 7.210,45. Pada indikator eksponensial, posisi juga berada di atas EMA5 di 7.347,96, EMA10 di 7.266,15, dan EMA20 di 7.346,97. Kondisi ini menempatkan sinyal jangka pendek dalam kategori beli.

Namun, pada horizon yang lebih panjang, tekanan masih terlihat. IHSG masih berada di bawah MA50 di 7.826,19, MA100 di 8.239,67, serta MA200 di 7.967,53, dengan seluruh indikator tersebut masih berada dalam sinyal jual.

Ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi penguatan jangka pendek, struktur tren yang lebih panjang masih berada dalam tekanan.

Jika dilihat dari pivot point, level acuan utama berada di kisaran 7.431. Posisi IHSG yang saat ini berada di atas level tersebut menunjukkan bahwa indeks masih bergerak di area positif intraday. 

Pada skenario lanjutan, level resistance terdekat berada di R1 7.515,51, kemudian R2 di 7.572,52, hingga R3 di 7.657,03.

Sementara itu, level support berada di S1 7.373,98, kemudian S2 di 7.289,48, dan S3 di 7.232,46. Dengan posisi harga yang berada di antara pivot dan R1, ruang gerak IHSG pada sisa perdagangan hari ini berada dalam rentang tersebut.

Struktur ini menunjukkan bahwa arah pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuan indeks bertahan di atas pivot 7.431. Selama berada di atas level tersebut, pergerakan cenderung menguji area resistance terdekat di kisaran 7.515.

Sebaliknya, jika terjadi tekanan dan indeks kembali turun mendekati pivot, maka area 7.373 menjadi titik yang akan diuji sebagai penahan pertama. Dengan posisi saat ini yang berada di area atas pivot dan masih didukung sinyal jangka pendek, pergerakan IHSG hingga penutupan berpotensi tetap bergerak dalam rentang 7.430 hingga 7.570 dengan fokus pada area resistance terdekat.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79