Logo
>

INTP Bentuk Joint Venture dengan Mondi Rp535 Miliar

Kerja sama ini bertujuan memenuhi kebutuhan kantong semen dan meningkatkan efisiensi produksi dengan komposisi kepemilikan 60:40.

Ditulis oleh Syahrianto
INTP Bentuk Joint Venture dengan Mondi Rp535 Miliar
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) membentuk usaha patungan dengan Mondi Industrial Bags GmbH. (Foto: Dok. Indocement Tunggal Prakarsa)

KABARBURSA.COM – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) membentuk usaha patungan dengan Mondi Industrial Bags GmbH. Nilai investasi dalam kerja sama ini mencapai sekitar Rp535 miliar.

Corporate Secretary Indocement, Dani Handajani, menyampaikan kerja sama tersebut telah diumumkan melalui keterbukaan informasi kepada publik. Kolaborasi ini melibatkan pembentukan entitas usaha bersama antara kedua pihak.

“Perseroan menyampaikan laporan keterbukaan informasi terkait usaha patungan antara ITP dan MIB,” ujar Dani dalam keterbukaan informasi dikutip, Kamis, 16 April 2026.

Dalam struktur kerja sama, Mondi Industrial Bags memegang porsi 60 persen. Sementara itu, INTP memiliki kepemilikan sebesar 40 persen.

Total investasi dalam proyek ini diperkirakan mencapai Rp535 miliar. Dana yang digunakan berasal dari internal masing-masing pihak.

Tujuan utama pembentukan usaha patungan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan kantong semen di masa mendatang. Selain itu, kerja sama ini juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi produksi.

Mondi Industrial Bags merupakan bagian dari Mondi Group. Perusahaan tersebut dikenal sebagai pelaku global di industri kemasan dan kertas berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, INTP akan mengintegrasikan kebutuhan pasokan kantong semen dengan mitra strategis. Langkah ini diharapkan dapat mendukung operasional produksi semen.

Perseroan menyatakan tidak terdapat hubungan afiliasi antara pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi. Dengan demikian, kerja sama ini tidak termasuk transaksi benturan kepentingan.

Selain itu, pembentukan usaha patungan ini juga tidak dikategorikan sebagai transaksi material. Hal ini merujuk pada ketentuan regulator yang berlaku di pasar modal.

Manajemen menyebut kerja sama ini tidak memberikan dampak signifikan terhadap kondisi operasional maupun keuangan Perseroan. Aktivitas usaha tetap berjalan sebagaimana biasa.

Pembentukan joint venture ini menjadi bagian dari langkah operasional dalam mendukung kebutuhan produksi. Fokus utama tetap pada efisiensi dan ketersediaan bahan pendukung produksi semen.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.