KABARBURSA.COM - Manajemen PT Darma Henwa Tbk (DEWA) angkat bicara mengenai anak usahanya, yakni PT Gayo Mineral Resources (GMR) yang diisukan bakal melakukan penawaran umum Initial perdana atau Public Offering (IPO) saham di Bursa Efek Indonesia.
Director & Corporate Secretary DEWA, Mukson Arif mengatakan GMR saat ini masih dalam tahap eksplorasi. Menurutnya, pengembangan GMR ke tahap komersial merupakan rencana strategis jangka panjang yang saat ini sedang sedang dikaji secara internal,
"Termasuk mengenai besaran investasi dan sumber pendanaan," ujar dia dalam keterbukaan informasi BEI dikutip, Sabtu, 18 April 2026.
Mukson mengatakan salah satu opsi yang dipertimbangkan dalam sumber pendanaan adalah penawaran umum perdana saham. Dalam rangka pengembangan kegiatan usaha GMR ke depan, ia memprediksi DEWA memiliki kebutuhan investasi yang besar dan mempertimbangkan kebutuhan pendanaan eksternal.
"Sehubungan dengan hat tersebut, Perseroan mengkaji sejumlah opsi sumber pendanaan yang tersedia namun tidak terbatas pada IPO," kata dia.
Kendati begitu, Mukson mengaku hingga kini belum ada keputusan maupun langkah konkret terkait pelaksanaan IPO GMR. Ia menyebut seluruh opsi pendanaan masih dalam tahap kajian internal dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang relevan.
"Perseroan masih mengkaji berbagai opsi termasuk dalam hal ini kebutuhan pendanaan untuk pengembangan GMR," ungkapnya.
Lebih jauh Mukson menyampaikan, GMR saat ini masih dalam tahap eksplorasi emas dan tembaga sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan, dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.(*)