KABARBURSA.COM – PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) menggandeng Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, keponakan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, dalam perjanjian kerja sama strategis yang diteken pada 2 Desember 2025.
Aksi korporasi ini membuka peluang bagi Rahayu untuk masuk dalam struktur kepemilikan perseroan melalui skema akuisisi bertahap, sekaligus menandai langkah baru TRIN di tengah meningkatnya perhatian pasar terhadap perusahaan.
Direktur Utama TRIN, Ishak Chandra, menyampaikan bahwa kesepakatan tersebut telah melalui proses pertimbangan internal. Ia menegaskan bahwa perusahaan menjaga keberlanjutan operasional dalam pelaksanaan kerja sama ini.
“Transaksi ini tidak berdampak secara material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha perseroan saat ini,” ujar Ishak, dalam keterbukaan informasi, Jumat, 5 Desember 2025.
Dalam dokumen yang sama, Ishak menjelaskan bahwa Pihak Kedua dapat memperoleh kepemilikan awal sekitar 5 persen dengan opsi peningkatan hingga 20 persen sesuai ketentuan yang akan ditetapkan dalam pelaksanaan transaksi.
Kerja sama tersebut memberi ruang bagi Pihak Kedua atau pihak lain yang ditunjuk untuk membeli saham pemegang saham utama melalui PT Kunci Daud Indonesia maupun PT Intan Investama Internasional.
Struktur bertahap ini menunjukkan bahwa TRIN menyiapkan pola kemitraan yang memungkinkan ekspansi modal secara progresif. Transaksi ini sekaligus menjadi pengantar menuju fokus berikutnya terkait dinamika harga saham TRIN di pasar.
Saham TRIN Terbang Tiga Digit
Pada perdagangan Jumat, 5 Desember 2025 pukul 09.55 WIB, saham TRIN berada di 1.030 atau naik 90 poin setara 9,57 persen dibandingkan sesi sebelumnya. Harga bergerak stabil sejak pembukaan, dengan volume mencapai 8,18 juta saham dibandingkan rata-rata 16,03 juta saham per hari.
Rentang intraday menunjukkan tekanan beli lebih dominan seiring meningkatnya minat pasar atas perkembangan aksi korporasi yang melibatkan figur publik.
Tren penguatan juga terlihat dalam rentang yang lebih panjang. Dalam sepekan terakhir, harga saham TRIN menguat 32,05 persen dari area 780 menuju 1.030. Grafik tiga bulan menunjukkan lonjakan signifikan hingga 995,74 persen, dari level sekitar 94 menuju lebih dari 1.000.
Pola kenaikan bertahap sejak Oktober menggambarkan minat akumulatif yang semakin kuat di tengah aktivitas perdagangan yang terus meningkat.
TRIN merupakan pengembang properti yang fokus pada apartemen, ruko, dan properti komersial. Portofolio proyek yang dikerjakan meliputi Desa Ubud, Melrose Place, Brooklyn, Springwood Residence, Yukata Suites, The Smith, Collins Boulevard, dan Marcs Boulevard.
Proyek-proyek tersebut tersebar di wilayah strategis dengan kontribusi berkelanjutan terhadap pengembangan pendapatan jangka panjang perseroan. (*)