KABARBURSA.COM – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba bersih Rp68,40 miliar sepanjang 2025, dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 19,08 juta orang.
Capaian tersebut disampaikan dalam laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025 yang dirilis Rabu, 18 Februari 2026.
Peningkatan kunjungan tercatat pada berbagai unit rekreasi dan menjadi salah satu faktor yang menopang kinerja operasional selama 2025.
Sepanjang 2025, pendapatan usaha tercatat Rp1,26 triliun, meningkat dibandingkan Rp1,23 triliun pada 2024. Namun laba bersih turun dari Rp272,30 miliar pada 2024 menjadi Rp68,40 miliar pada 2025.
Kenaikan jumlah pengunjung terlihat dari total 19,08 juta orang pada 2025, lebih tinggi dari 18,37 juta orang pada 2024. Pertumbuhan kunjungan tersebut mencerminkan peningkatan trafik wisatawan di kawasan rekreasi Ancol.
Beban pokok pendapatan dan beban usaha tercatat mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut mempengaruhi perolehan laba bersih tahun berjalan.
Total aset PJAA per 31 Desember 2025 tercatat Rp3,72 triliun. Liabilitas tercatat Rp1,41 triliun dan ekuitas sebesar Rp2,31 triliun.
Arus kas dari aktivitas operasi tercatat positif sepanjang periode pelaporan. Perusahaan juga menyampaikan laporan keuangan telah diaudit sesuai standar akuntansi keuangan yang berlaku.
Laporan tersebut disusun untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan menjadi dasar penyampaian kinerja kepada publik serta pemegang saham. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.