KABARBURSA.COM – PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) resmi mengganti nama menjadi PT MDS Retailing Tbk. Perubahan ini menandai langkah baru perusahaan dalam memperluas model bisnis dari department store menjadi jaringan ritel multi-konsep.
CEO MDS Retailing, Monish Mansukhani menyampaikan perubahan nama tersebut berlaku efektif pada Selasa, 21 April 2026 dan hanya dilakukan pada level entitas perusahaan. Operasional gerai dan merek yang telah dikenal publik tetap berjalan seperti biasa.
“Perubahan ini tidak berdampak pada operasional gerai, merek, maupun pengalaman pelanggan, termasuk brand Matahari yang tetap digunakan,” tulis Monish Mansukhani dalam keterangan resmi.
Perusahaan menegaskan langkah ini merupakan bagian dari transformasi bisnis jangka panjang. Dengan identitas baru, LPPF diarahkan untuk tidak lagi bergantung pada satu format ritel.
Saat ini, portofolio bisnis perusahaan telah berkembang ke sejumlah konsep baru. Selain Matahari Department Store, perusahaan mengoperasikan merek SUKO yang menawarkan produk kebutuhan sehari-hari, ZES untuk segmen fesyen urban, serta MU+KU sebagai konsep toko multibrand.
Ekspansi ini juga didukung oleh penguatan merek internal seperti Nevada, COLE, Connexion, dan Little M yang mencakup berbagai segmen produk, mulai dari kebutuhan keluarga hingga gaya kontemporer.
Secara operasional, jaringan ritel perusahaan saat ini mencakup lebih dari 140 gerai yang tersebar di hampir 80 kota di Indonesia. Basis ini menjadi fondasi dalam pengembangan model bisnis baru yang lebih terintegrasi.
CEO MDS Retailing itu menyatakan perubahan nama mencerminkan arah strategis perusahaan dalam memperluas konsep ritel yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen.
“Transformasi ini menandai langkah kami melampaui model bisnis tunggal menuju jaringan ritel multi-konsep yang lebih luas,” ujar dia.
Ke depan, perusahaan berencana mengembangkan berbagai konsep tersebut menjadi jaringan yang lebih terintegrasi. Strategi ini diarahkan untuk menjangkau segmen pelanggan yang lebih luas sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru.
Perubahan nama ini juga telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai bagian dari laporan informasi atau fakta material.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.