Logo
>

MMIX Kebut Penyelesaian Pabrik Popok, Bidik Produksi 1,8 Miliar Unit per Tahun

CEO & Founder MMIX, Mengky Mangarek menegaskan langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perseroan dalam penguatan portofolio investasi di sektor personal care

Ditulis oleh Hutama Prayoga
MMIX Kebut Penyelesaian Pabrik Popok, Bidik Produksi 1,8 Miliar Unit per Tahun
Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia (Foto: KabarBursa.com)

KABARBURSA.COM - PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) mengebut penyelesaian konstruksi pabrik popok yang merupakan hasil kerja sama dengan raksasa manufaktur asal China, Fujian Nice Paper, melalui perusahaan patungan (Joint Venture) PT Multi Nice Paper Indonesia (MNPI).

Langkah ekspansi masif emiten kesehatan dan personal care ini difokuskan pada fasilitas produksi di atas lahan seluas satu hektar di Tangerang, Banten. Fasilitas ini direncanakan memiliki kapasitas mesin mencapai 900 popok per menit.

CEO & Founder MMIX, Mengky Mangarek menegaskan langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perseroan dalam penguatan portofolio investasi di sektor personal care yang mendukung pengembangan bisnis berkelanjutan.

"Pembangunan fasilitas terintegrasi ini akan mempercepat proses lokalisasi produksi popok bayi merek andalan mereka, MIUBaby, yang selama ini telah sukses mengamankan jalur distribusi eksklusif di jaringan ritel modern raksasa seperti Indomaret dan ritel modern lainnya," kata Mengky Mangarek dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 7 Juni 2026.

Kehadiran basis manufaktur lokal ini dirancang tidak hanya untuk memfokuskan produksi pada segmen popok bayi, melainkan juga dipersiapkan untuk memproduksi popok dewasa, pembalut wanita, hingga tisu basah secara bertahap.

Secara teknis, lini produksi pada pabrik MNPI berkecepatan tinggi ini ke depannya memiliki potensi performa maksimal yang sangat masif, setara dengan proyeksi 1,8 miliar popok per tahun.

Dalam rencana jangka panjang korporasi, Mengky menegaskan MMIX berkomitmen untuk terus mengembangkan kapasitas pabrik ini hingga mengoperasikan total 10 lini produksi penuh secara mandiri.

Melalui strategi integrasi vertikal dari hulu ke hilir ini,  MMIX membidik efisiensi biaya operasional yang progresif dan kontrol kualitas yang jauh lebih ketat, yang diproyeksikan mampu memangkas Harga Pokok Penjualan (HPP) secara signifikan guna mempertebal margin laba bersih perusahaan.

Transformasi fundamental dari status heavy distributor produk impor berlisensi menuju produsen utama manufaktur ini diproyeksikan bakal menjadi mesin pertumbuhan (growth engine) finansial terbesar bagi MMIX.

Segmen Mom & Baby Care ditargetkan mampu menyumbang 40 persen hingga 50 persen dari total pendapatan perseroan di sepanjang tahun 2026.

Manajemen optimistis dapat mengunci target pertumbuhan segmen baby care di level 11 persen atau lebih, yang akan didorong oleh beroperasinya pabrik baru kelak serta tingginya tingkat kesadaran orang tua di pasar domestik terhadap produk berkualitas tinggi.

"Di lantai bursa, progres agresif dari proyek pabrik kolaborasi ini terus direspons positif oleh para pelaku pasar modal. Kami optimis kecepatan produksi 1.000 per menit," pungkasnya. (*) 
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.