KABARBURSA.COM – Pekan kedua Juni 2026 akan menjadi periode yang sangat sibuk bagi para investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebanyak 29 emiten dijadwalkan memasuki periode cum date dividen mulai tanggal 8 hingga 12 Juni mendatang.
Berdasarkan data keterbukaan informasi bursa, perusahaan-perusahaan ini telah mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk membagikan sebagian laba bersih tahun buku 2025.
Manajemen masing-masing emiten menegaskan komitmen mereka untuk memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham melalui pembagian dividen tunai ini.
Periode cum date merupakan kesempatan terakhir bagi investor untuk berhak mendapatkan dividen. Investor perlu memperhatikan jadwal ini dengan seksama agar tidak kehilangan hak atas pembagian laba perusahaan yang mereka miliki.
Hari Senin, 8 Juni 2026, menjadi pembuka pekan dengan jumlah emiten terbanyak yang memasuki masa cum date. Tercatat ada delapan perusahaan yang siap membagikan dividennya kepada para pemegang saham yang setia.
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) memimpin dengan besaran dividen mencapai Rp170 per lembar saham. Selain itu, PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) juga menawarkan dividen cukup besar yakni Rp465 per saham.
Emiten lain pada hari Senin adalah PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO) dengan dividen Rp4 dan PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) sebesar Rp5. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) juga menjadwalkan pembagian Rp9,7 per lembar saham.
Masih di hari yang sama, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) akan membagikan dividen sebesar Rp2,62 per saham. PT Kokoh Inti Arebama Tbk (KOCI) membagikan Rp2, sementara PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) memberikan Rp12,5.
Berlanjut ke hari Selasa, 9 Juni 2026, intensitas pembagian dividen sedikit menurun dengan hanya dua emiten yang terjadwal. Meskipun demikian, nilai dividen yang ditawarkan tetap menarik bagi para pelaku pasar modal.
PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) menjadwalkan cum date dengan nilai dividen sebesar Rp7,46 per lembar saham. Sementara itu, PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) akan membagikan dividen tunai senilai Rp31 per saham.
Pada pertengahan pekan, tepatnya Rabu 10 Juni 2026, terdapat tujuh emiten yang siap melaksanakan aksi korporasi serupa. Sektor pertambangan dan logistik mendominasi daftar pembagian laba pada hari tersebut.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi sorotan dengan rencana pembagian dividen sebesar Rp77,64 per lembar saham. Emiten pelayaran PT Temas Tbk (TMAS) juga ikut serta dengan membagikan dividen senilai Rp4 per saham.
PT Saptausaha Muda Tbk (SPTO) menawarkan dividen Rp35, sedangkan PT Madusari Murni Indah Tbk (MDKI) memberikan Rp9 per saham. PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (BLOG) juga menjadwalkan pembagian sebesar Rp21 per lembar.
Dua emiten lainnya pada hari Rabu adalah PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) dengan dividen Rp0,8 per saham. PT Intra Golf Indonesia Tbk (GOLF) menutup daftar hari itu dengan dividen senilai Rp0,53 per lembar saham.
Memasuki hari Kamis, 11 Juni 2026, tercatat delapan emiten yang akan memasuki masa cum date dividen. Sektor perhiasan dan pertambangan emas menjadi daya tarik utama bagi para investor di hari ini.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mengumumkan pembagian dividen yang cukup signifikan sebesar Rp105 per saham. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) juga menyusul dengan pembagian laba senilai Rp40 per lembar saham.
Emiten produsen perlengkapan sanitasi PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) menjadwalkan dividen sebesar Rp13 per saham. Sementara PT Itama Ranoraya Tbk (FISH) akan membagikan dividen tunai senilai Rp14 per lembar saham.
Empat emiten lainnya pada hari Kamis meliputi PT Mega Perintis Tbk (ZONE) dengan dividen Rp12 per saham. PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) memberikan Rp8,27, dan PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) sebesar Rp2,14.
PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) melengkapi daftar hari Kamis dengan dividen Rp2 per saham. Para investor diharapkan sudah menyiapkan strategi untuk mengoleksi saham-saham ini sebelum penutupan pasar.
Hari terakhir pekan depan, Jumat 12 Juni 2026, akan ditutup oleh empat emiten dari sektor konsumsi dan properti. Nama-nama besar seperti Unilever dan Alfamart menjadi primadona yang paling dinantikan oleh pasar.
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menjadwalkan dividen jumbo sebesar Rp114 per lembar saham kepada para pemegang sahamnya. Langkah ini sejalan dengan kinerja keuangan perusahaan yang tetap solid sepanjang tahun buku sebelumnya.
Duo ritel modern, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), juga membagikan dividen. AMRT memberikan Rp41,5 per saham, sedangkan MIDI membagikan dividen sebesar Rp11,85 per lembar saham.
Terakhir, PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) akan membagikan dividen senilai Rp1 per lembar saham pada hari Jumat tersebut. Penutupan pekan ini diharapkan memberikan sentimen positif bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Investor perlu mengingat bahwa dividen hanya akan diberikan kepada mereka yang memiliki saham hingga penutupan pasar di tanggal cum date. Setelah melewati tanggal tersebut, saham akan memasuki periode ex date di mana pembeli baru tidak lagi berhak atas dividen.
Pembayaran dividen sendiri biasanya akan dilakukan beberapa pekan setelah tanggal pencatatan atau recording date. Pastikan untuk selalu melakukan analisis fundamental dan teknikal sebelum memutuskan untuk membeli saham demi mendapatkan dividen.(*)