Logo
>

Pantau, Tiga Saham Direkomendasikan Buy on Weakness Hari ini

Strategi akumulasi saat koreksi disorot analis dengan pendekatan teknikal berbasis level entry dan stop loss

Ditulis oleh Syahrianto
Pantau, Tiga Saham Direkomendasikan Buy on Weakness Hari ini
Sejumlah saham direkomendasikan untuk akumulasi bertahap pada area pelemahan dengan tetap memperhatikan level support dan batas risiko. (Foto: KabarBursa/R. Fadli)

KABARBURSA.COM – Strategi buy on weakness kembali menjadi pendekatan yang disorot analis dalam perdagangan hari ini, Senin, 23 Februari 2026. 

Sejumlah saham direkomendasikan untuk akumulasi bertahap pada area pelemahan dengan tetap memperhatikan level support dan batas risiko.

Head of Research Retail MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebut terdapat tiga saham yang masuk dalam kategori buy on weakness. 

“BRMS kami rekomendasikan buy on weakness di rentang 985 sampai 1.035 dengan target harga 1.120 dan 1.225 serta stop loss di bawah 900,” ujar Herditya, dalam laporan hariannya.

Ia menambahkan pendekatan serupa juga berlaku pada dua saham lainnya. “INCO direkomendasikan buy on weakness pada 6.425 hingga 6.775 dengan target 7.225 dan 7.625 serta stop loss di bawah 6.350," kata dia. 

Sementara NICL, lanjut Herditya, buy on weakness di area 1.100 sampai 1.170 dengan target 1.375 dan 1.470 serta stop loss di bawah 1.040.

Menurutnya, ketiga saham tersebut berada dalam fase konsolidasi atau koreksi teknikal sehingga akumulasi dilakukan pada area support terdekat selama level pengaman tidak ditembus.

Sementara itu, dari analis BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Head of Research Departement Chory Agung Ramdhani bersama tim juga menekankan pendekatan pembelian bertahap pada area pelemahan harga. 

“IMPC kami rekomendasikan buy pada rentang 2.200 hingga 2.350 dengan target 2.550 sampai 2.800 dan stop loss di bawah 2.150,” ujar Chory.

Ia melanjutkan, saham lain yang masuk radar akumulasi adalah ARCI dan VKTR. “ARCI direkomendasikan buy di 1.790 hingga 1.810 dengan target 1.955 dan 2.070 serta stop loss di bawah 1.750. VKTR buy di 980 sampai 1.020 dengan target 1.140 hingga 1.295 dan stop loss di bawah 900,” katanya.

Pendekatan buy on weakness tersebut dilakukan dengan disiplin pada area entry dan batas risiko. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.