KABARBURSA.COM – Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mencuri perhatian usai menutup perdagangan hari ini dengan lonjakan signifikan. CUAN berakhir di level Rp1.300 atau terbang 12,07 persen. Harganya menyentuh level tertinggi harian di Rp1.300, dari posisi pembukaan di Rp1.165.
Pergerakan ini terjadi setelah saham CUAN bertahan di area support krusial 1.155–1.200. Level tersebut sebelumnya menjadi titik uji tekanan jual, sebelum akhirnya memunculkan respons beli yang cukup agresif dalam sesi terbaru.
Dari sisi aktivitas perdagangan, nilai transaksi CUAN mencapai Rp463,3 miliar dengan volume 3,8 juta lot dan frekuensi lebih dari 40 ribu kali. Angka ini menunjukkan peningkatan partisipasi pasar dalam mendorong kenaikan harga pada sesi tersebut.
Namun jika melihat struktur antrian, tekanan supply masih terlihat lebih dominan. Total antrian jual mencapai 177.519 lot dengan frekuensi 1.462 kali, lebih kecil dari sisi bid yang mencapai 421.192 lot, namun distribusi offer tersebar hingga level atas secara bertahap.
Pada level terdekat, antrian jual cukup tebal terlihat di area 1.300 hingga 1.335. Sementara di sisi bid, penopang terbesar berada di kisaran 1.250 hingga 1.280, yang menjadi bantalan harga dalam jangka pendek.
Secara teknikal, pendiri Cuan Lovers Community Rita Efendi, menganalisis kenaikan tajam dalam satu hari mencerminkan adanya potensi technical rebound. Candle yang terbentuk menunjukkan dominasi buyer setelah fase tekanan sebelumnya.
Meski demikian, posisi harga saat ini masih berada di bawah area resistensi menengah yang berada di rentang 1.335–1.385. Area ini menjadi titik penting yang menentukan apakah pergerakan ini akan berlanjut atau hanya bersifat sementara.
Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas zona tersebut, maka ruang kenaikan berikutnya terbuka menuju area 1.440 hingga 1.520. Sebaliknya, jika gagal menembus, potensi konsolidasi atau koreksi ulang masih terbuka.
Dalam konteks ini, struktur pergerakan CUAN masih berada dalam fase transisi. Rebound sudah terbentuk, namun konfirmasi arah tren masih menunggu validasi di area resistensi utama.
Selama harga tetap bertahan di atas support 1.155–1.200, tekanan ke bawah relatif terbatas. Area tersebut menjadi batas penting yang menjaga struktur teknikal jangka pendek tetap stabil.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.