Logo
>

Saham Dividen Mulai Ramai, Cum Date Berjejer Pekan ini: Jangan Terlewat!

BJBR, TUGU, SSMS hingga BMRI mulai mendekati cum date dividen dengan dividend yield yang masih menarik.

Ditulis oleh Syahrianto
Saham Dividen Mulai Ramai, Cum Date Berjejer Pekan ini: Jangan Terlewat!
Sejumlah emiten mulai memasuki periode cum date dividen pada Mei 2026. (Foto: Dok. Kababursa.com)

KABARBURSA.COM – Musim pembagian dividen tahun buku 2025 mulai memasuki periode padat pada Mei 2026. Sejumlah emiten dari sektor perbankan, energi, telekomunikasi, hingga konstruksi mulai mendekati jadwal cum date dividen dengan dividend yield yang cukup menarik di tengah volatilitas pasar saham.

Data yang dihimpun Kabarbursa.com menunjukkan mayoritas emiten meningkatkan dividend payout ratio (DPR) dibanding tahun buku sebelumnya. Kenaikan DPR tersebut terjadi ketika banyak emiten masih menjaga pertumbuhan laba dan arus kas operasional.

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) menjadi salah satu emiten dengan dividend yield final tertinggi mencapai 9,7 persen. Emiten perbankan daerah tersebut menetapkan dividen final Rp86 per saham dengan cum date pada hari ini, Kamis, 7 Mei 2026.

BJBR membagikan total DPR sebesar 78 persen untuk tahun buku 2025, naik dibanding 65 persen pada tahun sebelumnya. Meski begitu, dividend per share (DPS) hanya naik tipis dari Rp85 menjadi Rp86.

PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) juga masuk daftar yield besar dengan dividend yield 8,8 persen. Emiten konstruksi tersebut menetapkan dividen final Rp110 per saham, naik 47 persen dibanding DPS tahun sebelumnya sebesar Rp75.

Namun berbeda dengan emiten lain, DPR TOTL justru turun menjadi 90 persen dari sebelumnya 96 persen. Hingga kini, jadwal cum date TOTL masih belum diumumkan.

Dari sektor asuransi, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) menetapkan dividen Rp100 per saham dengan yield 7,9 persen. Cum date saham ini jatuh pada 8 Mei 2026.

TUGU menaikkan DPR menjadi 50 persen dibanding tahun sebelumnya 40 persen. Sementara DPS meningkat 27 persen dari Rp79 menjadi Rp100 per saham.

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) menjadi salah satu emiten dengan kenaikan DPS paling agresif. Emiten sawit tersebut menetapkan dividen Rp84 per saham dengan yield 6 persen dan cum date pada 11 Mei 2026.

DPS SSMS melonjak 78 persen dibanding tahun sebelumnya Rp47 per saham. Total DPR juga naik menjadi 69 persen dari sebelumnya 55 persen.

Sementara itu, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) membagikan dividen Rp140 per saham dengan yield 5,3 persen dan cum date 8 Mei 2026. DPS emiten pakan ternak tersebut naik 100 persen dibanding tahun sebelumnya Rp70.

Namun total DPR JPFA turun menjadi 41 persen dari sebelumnya 54 persen.

PT ABM Investama Tbk (ABMM) menjadi satu-satunya emiten dalam daftar yang menurunkan DPR tahun buku 2025. Emiten batu bara tersebut menetapkan DPR 22 persen, turun dibanding 18 persen pada tahun sebelumnya.

ABMM membagikan dividen Rp97 per saham dengan yield 3,3 persen dan cum date pada 8 Mei 2026. DPS justru turun 37 persen dibanding tahun sebelumnya Rp153 per saham seiring tekanan laba bersih.

Sementara itu, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menetapkan dividen Rp33 per saham dengan yield 1,8 persen. DPR BRIS naik menjadi 20 persen dibanding tahun sebelumnya 15 persen.

DPS BRIS juga meningkat 44 persen dibanding tahun lalu sebesar Rp23 per saham. Namun hingga kini perseroan belum mengumumkan jadwal cum date resmi.

EmitenDPS FinalYieldCum DateDPR 2025DPR 2024DPS YoY
BJBRRp869,7 Persen7 Mei78 Persen65 Persen0 Persen
TOTLRp1108,8 Persenn.a90 Persen96 Persen47 Persen
TUGURp1007,9 Persen8 Mei50 Persen40 Persen27 Persen
SSMSRp846,0 Persen11 Mei69 Persen55 Persen78 Persen
JPFARp1405,3 Persen8 Mei41 Persen54 Persen100 Persen
ABMMRp973,3 Persen8 Mei22 Persen18 Persen-37 Persen
BRISRp331,8 Persenn.a20 Persen15 Persen44 Persen

Emiten yang Dekati Cum Date

Selain daftar tersebut, sejumlah emiten lain juga mulai mendekati jadwal cum date dividen dalam dua pekan ke depan.

PT Indosat Tbk (ISAT) akan memasuki cum date pada 13 Mei 2026 dengan dividen Rp111 per saham. Sementara PT Pengembang Graha Lestari Indah Tbk (LPGI), PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), PT ABM Investama Tbk (ABMM), PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) memiliki cum date pada 8 Mei 2026.

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) dan PT Metropolitan Jaya Tbk (MSJA) akan memasuki cum date pada 11 Mei 2026. Sementara PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) dijadwalkan cum date pada 18 Mei 2026.

Di sisi lain, beberapa emiten masih menunggu hasil RUPS sebelum mengumumkan dividen final. Hingga dua pekan ke depan, emiten yang dijadwalkan menggelar agenda pembagian dividen dan RUPS antara lain PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) pada 7 Mei, PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) 8 Mei, PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) 8 Mei, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) 11 Mei, PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) 12 Mei, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) 18 Mei, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) 20 Mei, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) 20 Mei, dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) 21 Mei.(*)

EmitenDividenCum DatePayment Date
ISATRp11113 Mei 20265 Juni 2026
SSMSRp83,9911 Mei 20264 Juni 2026
TUGURp99,998 Mei 20263 Juni 2026
ABMMRp978 Mei 202626 Mei 2026
BMRIRp376,968 Mei 202625 Mei 2026
JPFARp1408 Mei 202619 Mei 2026
YUPIRp16,5718 Mei 202629 Mei 2026

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.