Logo
>

Siap-siap Dapat Cuan dari BTPS, ini Jadwal Dividennya

Bank syariah ini tebar dividen Rp355,91 miliar dari laba 2025, sementara pergerakan saham masih bergerak datar dengan tekanan tipis di sisi penawaran.

Ditulis oleh Yunila Wati
Siap-siap Dapat Cuan dari BTPS, ini Jadwal Dividennya
BTPS berencana memberikan dividen sebesar Rp46,2 per saham dengan pembayaran dividen pada 19 Mei 2026. (Foto: dok BTPN Syariah)

KABARBURSA.COM – Ada kabar gembira dari PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS). Bank tabungan pensiunan ini berencana untuk nmenmbagikan dividen tunai. Untuk aksi ini, BTPS akan mengalokasikan dana sebesar Rp335,91 miliar yang diambil dari tahun buku 2025.

Dari alokasi tersebut, besaran dividen yang akan diberikan kepada investor sebesar Rp46,2 per saham. Nilai tersebut merepresentasikan sekitar 29,62 persen dari laba bersih yang tercatat Rp1,20 triliun sepanjang tahun lalu. 

Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 28 April 2026. Berikut ini jadwal lengkap dividen BTPS:

  • Cum Dividen di pasar regular dan negosiasi: 24 April 2026.
  • Ex Dividen di pasar regular dan negosiasi: 27 April 2026.
  • Cum Dividen di pasar tunai: 28 April 2026.
  • Ex Dividen di pasar tunai: 29 April 2026.
  • Pembayaran dividen: 19 Mei 2026.

Rencana pembagian ini telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar pada 16 April 2026.

Laba Bersih Rp1,20 Triliun

Pembagian dividen ini tidak terlepas dari kinerja keuangan BTPS. Dalam catatan keuangannya, BTPS membukukan laba bersih sebesar Rp1,20 triliun, dan menjadi basis utama penetapan dividen tahun ini.

Dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp6,88 triliun dan total ekuitas Rp9,96 triliun per Desember 2025, struktur permodalan masih mencerminkan ruang yang cukup untuk menjaga keseimbangan antara distribusi kepada pemegang saham dan kebutuhan internal. 

Adapun rasio pembagian berada di kisaran 29,62 persen. Di sini, persentase menunjukkan porsi laba yang dialokasikan untuk dividen dibandingkan laba yang dipertahankan.

Kinerja Saham Tertahan

Berbeda dengan kinerja keuangannya, di pasar, pergerakan saham BTPS pada perdagangan terakhir berada di level 1.080, tidak berubah dari penutupan sebelumnya. 

Harga sebenarnya sempat bergerak dalam rentang 1.070 hingga 1.085, dengan rata-rata transaksi di 1.078. Sementara, volume perdagangannya tercatat di 25,73 ribu lot dengan nilai transaksi Rp2,8 miliar dan frekuensi 881 kali.

Melirik pada struktur orderbook-nya, ada keseimbangan yang relatif tipis antara sisi permintaan dan penawaran. Total antrean beli tercatat 50.287 lot dengan frekuensi 881 kali, sementara antrean jual sedikit lebih tinggi di 58.840 lot dengan frekuensi 558 kali. 

Pada level harga terdekat, antrean bid berada di 1.075 dengan 2.832 lot. Antrean ini berhadapan dengan penawaran offer di level 1.080, sebesar 3.494 lot.

Lapisan penawaran terlihat lebih tebal pada beberapa level harga atas, terutama di 1.095 dengan 20.289 lot. Level ini menjadi salah satu konsentrasi terbesar di sisi jual. 

Sementara itu, di sisi permintaan terlihat antrean tersebar di beberapa level, seperti 1.065 sebanyak 12.694 lot dan 1.050 sebesar 5.249 lot. Komposisi bid dan offer ini menunjukkan adanya distribusi volume yang lebih besar di sisi penawaran dibanding permintaan, terutama pada beberapa lapisan harga.

Pergerakan harga yang cenderung datar di tengah rencana pembagian dividen menunjukkan bahwa respons pasar masih berada dalam fase konsolidasi. Aktivitas transaksi dan struktur antrean mencerminkan dinamika penawaran dan permintaan yang berjalan berimbang, dengan tekanan jual yang mulai terlihat di level harga atas. 

Data tersebut menggambarkan kondisi saham BTPS pada periode menjelang pelaksanaan distribusi dividen tahun buku 2025.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79