KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tajam pada akhir sesi perdagangan hari ini. Indeks melesat 134,58 poin atau naik 2,34 persen. Posisi IHSG kini bertengger kokoh di level 5.881,23.
Mengutip data perdagangan bursa, pergerakan indeks ditopang oleh saham-saham berkapitalisasi besar. Saham sektor perbankan dan energi memimpin nilai transaksi tertinggi hari ini. Total volume perdagangan seluruh pasar mencapai 316,81 juta lot.
Kenaikan IHSG sejalan dengan tingginya nilai transaksi di pasar reguler yang menembus Rp18,75 triliun. Frekuensi transaksi harian tercatat sangat aktif. Total frekuensi mencapai 2,04 juta kali transaksi.
Nilai transaksi keseluruhan pasar mencatatkan angka fantastis sebesar Rp19,94 triliun. Rentang pergerakan indeks juga terpantau cukup lebar hari ini. IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.939,35.
Level terendah indeks tercatat pada posisi 5.677,97 sepanjang sesi ini. Pembukaan perdagangan sebelumnya berada di level 5.744,06. Indeks terus menunjukkan tren positif sejak bel pembukaan berbunyi.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi primadona pasar modal. Saham perbankan ini menempati urutan pertama dari sisi nilai transaksi. Total nilai transaksi BBCA menembus angka Rp2,32 triliun.
Harga saham BBCA melonjak 5,83 persen atau naik 300 poin. Harga penutupan saham ini berada di level Rp5.450 per lembar. Volume perdagangan mencapai 4,33 juta lot dengan frekuensi 69,03 ribu kali.
Saham BBCA dibuka pada harga Rp5.175 pada awal sesi perdagangan. Harga saham ini sempat menyentuh level tertinggi di Rp5.525. Level terendah harian BBCA sama dengan harga pembukaannya.
Posisi kedua top value ditempati oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Nilai transaksi saham petrokimia ini mencapai Rp2,18 triliun. Sayangnya, harga saham TPIA justru mengalami pelemahan.
Saham TPIA turun 1,28 persen atau terkoreksi sebesar 25 poin. Harga penutupan TPIA berada di level Rp1.930 per lembar saham. Volume perdagangannya tercatat sangat besar yakni 11,05 juta lot.
Frekuensi transaksi saham TPIA menjadi yang tertinggi pada hari ini. Saham ini ditransaksikan sebanyak 161,34 ribu kali. Rentang harga TPIA bergerak antara Rp1.865 hingga Rp2.070 per lembar.
Urutan ketiga saham dengan transaksi terbesar dihuni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Nilai transaksi BBRI menyentuh angka Rp1,32 triliun. Saham ini sukses menghijau pada sesi ini.
Harga saham BBRI naik 2,15 persen atau bertambah 60 poin. Posisi harga penutupan BBRI berada tepat di level Rp2.850. Volume transaksinya mencapai 4,66 juta lot dengan frekuensi 70,35 ribu kali.
Pergerakan harga BBRI dimulai dari level Rp2.790 pada saat pembukaan. Saham ini sempat menyentuh harga tertinggi di level Rp2.910. Level terendah harian BBRI tercatat pada angka Rp2.730.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sukses menempati posisi keempat top value. Nilai transaksi saham ini tercatat menembus Rp916,26 miliar. Harga sahamnya melonjak 8,73 persen dengan volume perdagangan mencapai 5,05 juta lot.
Posisi kelima diisi oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Saham bank pelat merah ini membukukan nilai transaksi Rp877,83 miliar. Harga BMRI menguat 1,96 persen ke level Rp4.170 dengan frekuensi 43,79 ribu kali.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menempati urutan keenam hari ini. Nilai transaksi emiten energi ini tercatat sebesar Rp874,12 miliar. Harga DSSA meroket tajam sebesar 16,30 persen menuju level Rp785.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berada di peringkat ketujuh pasar. Saham batu bara ini berhasil membukukan nilai transaksi sebesar Rp852,17 miliar. Harga saham BUMI naik 3,42 persen dengan rekor volume 56,85 juta lot.
Posisi kedelapan diamankan oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Nilai transaksi saham emiten ini berhasil mencapai angka Rp777,47 miliar. Harga saham CUAN naik tipis 0,65 persen ke level Rp780.
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berada di posisi kesembilan bursa. Nilai transaksi emiten tambang pelat merah ini mencapai Rp569,24 miliar. Harga saham ANTM terpantau stagnan di level Rp2.880 per lembar saham.
Daftar kesepuluh ditutup oleh saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). Saham sektor telekomunikasi ini mencetak nilai transaksi sebesar Rp563,41 miliar. Harga saham TLKM menguat 2,67 persen menuju level Rp2.690.(*)
Tabel Data Penting: 10 Saham Top Value (Movers)
| Simbol Saham | Nilai Transaksi | Volume Lot | Frekuensi | Harga Terakhir (Rp) | Perubahan (%) |
|---|---|---|---|---|---|
| BBCA | Rp2,32 Triliun | 4,33 Juta | 69,03 Ribu | 5.450 | +5,83% |
| TPIA | Rp2,18 Triliun | 11,05 Juta | 161,34 Ribu | 1.930 | -1,28% |
| BBRI | Rp1,32 Triliun | 4,66 Juta | 70,35 Ribu | 2.850 | +2,15% |
| BRPT | Rp916,26 Miliar | 5,05 Juta | 81,57 Ribu | 1.805 | +8,73% |
| BMRI | Rp877,83 Miliar | 2,11 Juta | 43,79 Ribu | 4.170 | +1,96% |
| DSSA | Rp874,12 Miliar | 11,48 Juta | 95,54 Ribu | 785 | +16,30% |
| BUMI | Rp852,17 Miliar | 56,85 Juta | 79,53 Ribu | 151 | +3,42% |
| CUAN | Rp777,47 Miliar | 9,85 Juta | 88,61 Ribu | 780 | +0,65% |
| ANTM | Rp569,24 Miliar | 1,98 Juta | 42,13 Ribu | 2.880 | 0,00% |
| TLKM | Rp563,41 Miliar | 2,16 Juta | 23,89 Ribu | 2.690 | +2,67% |