KABARBURSA.COM - Upaya meningkatkan efisiensi kendaraan energi baru tanpa menambah kapasitas baterai menjadi salah satu arah pengembangan teknologi terbaru BYD.
Melalui serangkaian paten motor listrik yang baru diterbitkan di Tiongkok, BYD menyoroti pendekatan peningkatan efisiensi sistem penggerak dengan mengoptimalkan kerja motor, bukan dengan memperbesar sumber energi.
Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional Tiongkok (CNIPA) baru-baru ini menerbitkan empat paten milik BYD yang berkaitan dengan teknologi motor sinkron magnet permanen fluks variabel atau Variable Flux Permanent Magnet Synchronous Motor (VF-PMSM).
Keempat paten tersebut, masing-masing bernomor CN121055622A, CN121055630A, CN121055623A, dan CN121055631A, diajukan pada Mei 2024 dan merupakan pengembangan lanjutan dari riset BYD sebelumnya di bidang motor fluks variabel.
Teknologi VF-PMSM memungkinkan fluks magnetik pada rotor motor disesuaikan dengan kondisi operasional kendaraan. Berbeda dengan motor magnet permanen konvensional yang memiliki fluks tetap, sistem ini dapat mempertahankan efisiensi baik pada kecepatan rendah maupun tinggi.
Pada kecepatan rendah, fluks magnetik ditingkatkan untuk menghasilkan torsi yang memadai, sementara pada kecepatan tinggi fluks dikurangi guna menekan kehilangan energi akibat gaya gerak listrik lawan.
Penyesuaian fluks tersebut dilakukan melalui komponen yang dapat dikendalikan di dalam rotor atau rangkaian magnetik motor. Pendekatan ini memungkinkan keluaran torsi yang lebih konsisten di berbagai rentang kecepatan sekaligus meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan.
Dengan mekanisme tersebut, jarak tempuh kendaraan dapat diperluas tanpa perlu meningkatkan kapasitas baterai.
Paten-paten yang diterbitkan pada 2025 ini menjelaskan sejumlah implementasi teknis dari konsep VF-PMSM. Paten CN121055622A menguraikan komponen penyesuaian fluks magnetik yang terintegrasi dengan motor dan sistem penggerak.
CN121055630A menjelaskan mekanisme pengaturan magnetik yang dapat digerakkan relatif terhadap rotor untuk memperluas wilayah operasi dengan efisiensi tinggi.
CarNewsChina Melaporkan, CN121055623A memperkenalkan rakitan penyesuaian aksial untuk memodifikasi fluks magnetik sepanjang sumbu rotor, dan CN121055631A menjabarkan konfigurasi penyesuaian area radial bagian konduktif magnetik guna penyetelan fluks internal yang lebih presisi.
Dalam konteks kendaraan listrik dan kendaraan energi baru lainnya, teknologi VF-PMSM berpotensi mengurangi kehilangan energi pada kecepatan tinggi serta menjaga performa torsi pada kecepatan rendah
Selain membantu konsumsi energi yang lebih stabil dalam perjalanan jarak jauh, sistem ini juga berkontribusi pada pengelolaan panas komponen motor dan optimalisasi penggunaan baterai, baik pada sistem penggerak listrik murni maupun hibrida.
Selain empat paten VF-PMSM tersebut, catatan paten publik menunjukkan bahwa BYD juga mengajukan dan menerbitkan paten lain pada 2025 yang berkaitan dengan struktur motor listrik dan sistem penggerak.
Pengajuan ini mencakup desain rotor dan stator, komponen manajemen fluks magnetik, serta pengembangan teknis lain di bidang motor listrik. Hingga saat ini, belum terdapat laporan publik yang mengonfirmasi penerapan komersial atau hasil pengujian khusus dari teknologi VF-PMSM tersebut.(*)