Logo
>

Chery Q Siap Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp200 Jutaan

Chery Q siap meluncur di Indonesia pada 18 Mei 2026 dengan desain compact modern dan jarak tempuh hingga 420 km.

Ditulis oleh Harun Rasyid
Chery Q Siap Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp200 Jutaan
Mobil listrik Chery Q atau QQ3 EV siap diperkenalkan di Indonesia pada 18 Mei mendatang. BYD Atto 1 dan Geely EX2 dapat pesaing baru. Foto: dok. Chery

KABARBURSA.COM - Chery QQ3 EV siap hadir di pasar mobil listrik Tanah Air dalam waktu dekat. QQ3 EV bakal diperkenalkan untuk konsumen di Indonesia pada 18 Mei mendatang dengan nama Chery Q.

Sebelumnya Cheey QQ3 EV sudah lebih dulu meluncur di pasar otomotif Tiongkok pada Maret 2026. Mobil listrik compact ini mencatatkan 56.879 pemesanan dalam dua jam di China.

Chery Q juga sempat tampil di ajang Bangkok International Motor Show 2026 pada 25 April hingga 5 Mei lalu. 

Kehadirannya di Thailand ikut memicu rasa penasaran konsumen Indonesia. Menurut data yang dihimpun Chery, pencarian digital terkait Chery Q tumbuh hingga 80 persen dalam sepekan terakhir.

Dalam persentase tersebut, publik di Indonesia banyak mencari informasi mengenai desain, spesifikasi, estimasi harga, hingga peluang peluncurannya di Tanah Air.

Diketahui, Chery Q hadir dengan desain urban yang modern dengan bentuk membulat namun tetap tegas. 

Mobil listrik pesaing BYD Atto 1 dan Geely EX2 ini menyasar konsumen perkotaan yang membutuhkan kendaraan ringkas dan praktis.

Di pasar Tiongkok, QQ3 EV hadir dengan dimensi panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, dan tinggi 1.574 mm, dengan wheelbase mencapai 2.700 mm.

Konfigurasi tersebut membuat Chery Q diklaim lincah untuk penggunaan harian di area perkotaan, serta memiliki kabin yang luas di kelasnya.

Hal ini didukung ruang kaki penumpang belakang yang diklaim mencapai 977 mm. Sementara kapasitas bagasi belakangnya mencapai 1.450 liter dan bagasi depan tambahan berkapasitas 70 liter.

Soal performa, QQ3 EV menggunakan motor listrik penggerak roda belakang dengan tenaga maksimum 58 kW dan 90 kW untuk varian tertinggi.

Unitnya dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) kapasitas 29,5 kWh dan 41,3 kWh dengan kemampuan jarak tempuh mencapai 310 hingga 420 kilometer kilometer (km).

Head of Brand and Marketing Chery Business Unit, Arthur Panggabean mengatakan, eksposur Chery Q di Beijing dan Thailand berhasil meningkatkan perhatian konsumen Indonesia terhadap mobil listrik tersebut.

“Kami melihat antusiasme terhadap Chery Q mulai terbangun di Indonesia setelah kehadirannya di Thailand dan Beijing. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbuka terhadap kendaraan listrik untuk perkotaan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa 12 Mei 2026.

Chery mengungkapkan saat ini pihaknya tengah memasuki tahap akhir riset dan persiapan sebelum memperkenalkan Chery Q untuk pasar Indonesia.

Model tersebut dijadwalkan tampil perdana dalam ajang Indonesian Idol pada 18 Mei 2026 mendatang.

"Saat ini kami telah memasuki tahap akhir riset dan persiapan sebelum memperkenalkannya secara perdana kepada publik Indonesia di ajang Indonesian Idol pada tanggal 18 Mei ini. Kami melihat Chery Q memiliki potensi untuk membawa warna baru bagi konsumen dan line up Chery di Indonesia," pungkas Arthur.

Sebagai informasi, harga Chery Q di China berkisar 58.900 hingga 78.900 yuan atau setara Rp151,7 jutaan sampai Rp203 jutaan (kurs 1 yuan = Rp2.575,75 per 12 Mei 2026).

Namun untuk pasar Indonesia, harga tersebut tentu bakal berbeda dari banderolnya di China. Harga Chery Q diproyeksikan bersaing dengan BYD Atto 1 dan Geely EX2 di rentang Rp205 juta sampai Rp285 jutaan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.