KABARBURSA.COM - Merek premium dari BYD Group, Denza bersiap masuk ke segmen mobil sport berperforma tinggi.
Carscoops melaporkan, Denza tengah menyiapkan mobil baru yang diposisikan sebagai penantang langsung Porsche 911.
Model yang sebelumnya diperkenalkan sebagai kendaraan konsep pada April 2025, yakni Denza Z kini mulai mendekati versi produksi.
Denza Z dijadwalkan tampil perdana di Goodwood Festival of Speed, sekaligus menandai ambisi Denza dalam menembus pasar global.
Dalam materi pratinjau, Denza menampilkan foto mobil sport berwarna oranye terang bersama Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li dan aktor Daniel Craig yang digandeng untuk kampanye global.
Secara desain, Denza Z versi produksi tetap mempertahankan karakter agresif dari konsepnya. Bagian depan menampilkan lampu berbentuk tajam dan bumper sporty, dengan siluet yang mengingatkan pada Lotus Emira.
Namun, beberapa elemen ekstrem seperti splitter besar di bagian bawah bumper bawah dan spoiler belakang yang tampak disederhanakan.
Lebih lanjut, Z akan menjadi model flagship Denza yang berada di atas model lain seperti Z9 GT, D9, dan B5 SUV.
Dari sisi performa, spesifikasi resmi belum diungkap. Meski begitu, indikasi kuat mengarah pada penggunaan sistem elektrifikasi full listrik serupa Z9 GT.
Denza Z9 kabarnya akan mengusung baterai Blade berkapasitas 100 kWh (Kilowatt-hour) dengan tiga motor listrik yang menghasilkan tenaga lebih dari 952 HP (Horse Power).
Jika benar, konfigurasi ini berpotensi melampaui performa Porsche 911 yang belum tersedia dalam versi listrik murni.
Sejumlah teknologi canggih juga disiapkan, mulai dari suspensi magnetorheological hingga sistem steer-by-wire. Fitur lain yang kemungkinan diadopsi, mencakup kemampuan manuver seperti crab-walk dan radius putar lebih tajam.
Sebelumnya, prototipe mobil ini telah terlihat menjalani pengujian di Sirkuit Nürburgring, Jerman. Pengujian ini menandai langkah Denza dalam pembuktian performa dan pencatatan waktu lap di sirkuit tersebut.
Langkah Denza ini juga menjadi bagian dari strategi ekspansi global BYD. Stella Li menyebut, kemitraan dengan aktor pemeran James Bond tersebut ditujukan untuk memperkuat penetrasi pasar di Eropa, Amerika Latin, Timur Tengah, hingga Afrika.(*)