KABARBURSA.COM — Produsen otomotif di China mulai menekankan pengembangan kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) dengan jangkauan yang lebih panjang sebagai strategi untuk menarik konsumen di tengah transisi menuju kendaraan listrik.
Salah satu contoh pendekatan tersebut terlihat pada peluncuran teknis Geely Galaxy M7, SUV PHEV ukuran menengah yang baru diperkenalkan di China.
Kendaraan ini menawarkan kombinasi penggunaan listrik untuk aktivitas harian dengan kemampuan perjalanan jarak jauh menggunakan mesin konvensional. Berdasarkan spesifikasi yang dipublikasikan, Galaxy M7 memiliki jangkauan listrik murni hingga 225 kilometer berdasarkan siklus CLTC, sementara jangkauan totalnya mencapai 1.730 kilometer dengan kombinasi baterai dan bahan bakar penuh.
Galaxy M7 menggunakan sistem hybrid plug-in 1,5 liter yang menggabungkan mesin naturally aspirated berdaya 82 kW dengan motor listrik. Sistem ini didukung baterai lithium besi fosfat berkapasitas 29,8 kWh.
Dari sisi efisiensi, kendaraan ini dilaporkan memiliki konsumsi bahan bakar sekitar 3,35 liter per 100 kilometer saat baterai hampir habis, yang menempatkannya di antara kendaraan PHEV ukuran menengah dengan efisiensi tinggi di pasar China.
Selain sistem penggerak hybrid, Galaxy M7 juga dilengkapi baterai Aegis Golden Brick yang terintegrasi dengan sistem manajemen termal efisiensi tinggi dan kemampuan pengisian cepat. Kendaraan ini juga menggunakan mesin hybrid EM dengan efisiensi termal mencapai 47,26 persen.
Untuk mendukung pengelolaan energi, Geely menyematkan sistem manajemen energi berbasis cloud Star Intelligence 2.0 yang dirancang untuk mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 15 persen dan kehilangan panas hingga 30 persen.
Dari sisi desain, Galaxy M7 mengadopsi bahasa desain yang serupa dengan model Galaxy M9. Mobil ini menggunakan lampu depan LED tipe tembus pandang, bodi dua warna, serta pintu bagasi dengan sensor visual.
Dimensi kendaraan ini memiliki panjang 4.770 mm, lebar 1.905 mm, tinggi 1.685 mm, dan jarak sumbu roda 2.785 mm.
Di bagian kabin, Galaxy M7 dilengkapi layar sentuh mengambang, panel instrumen LCD penuh, serta sistem Flyme Auto. Fitur lainnya mencakup pencahayaan ambient AI dengan 256 warna, sistem audio Flyme Sound 23 speaker, serta pengisi daya nirkabel 50 W.
Kursi belakang pada kendaraan ini juga dapat dilipat dengan konfigurasi 4:6 untuk meningkatkan fleksibilitas ruang bagasi.
Dalam penentuan posisi pasar, Galaxy M7 ditujukan untuk segmen SUV keluarga PHEV dengan kisaran harga sekitar 10–15 juta yuan, atau sekitar USD1,45 juta hingga USD2,18 juta, meskipun harga resminya belum diumumkan.
Model ini dirancang untuk pengguna yang membutuhkan mobil dengan kemampuan perjalanan harian menggunakan tenaga listrik sekaligus tetap memiliki opsi perjalanan jarak jauh dengan konsumsi bahan bakar yang relatif rendah.
Di pasar China, Galaxy M7 akan bersaing dengan beberapa model PHEV keluarga ukuran menengah lainnya, termasuk BYD Song Pro DM-i dan BYD Song PLUS DM-i.
Sebelum debut teknisnya, Galaxy M7 telah lebih dulu muncul dalam pengajuan regulasi kendaraan di China pada Desember 2025, yang mengungkap dimensi kendaraan, tata letak sistem PHEV, serta bobot kosong kendaraan.
Kendaraan ini diperkirakan akan mulai dipasarkan di China pada April mendatang. Verifikasi lebih lanjut terhadap jarak tempuh listrik, jangkauan gabungan, serta efisiensi bahan bakar dalam kondisi penggunaan nyata akan menjadi faktor penting dalam menilai kinerja kendaraan tersebut di segmen SUV PHEV ukuran menengah.(*)