KABARBURSA.COM - Persaingan merek kendaraan listrik China dan produsen otomotif Jepang semakin terbuka di pasar regional Indonesia seiring gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 yang akan berlangsung pada 26-31 Mei 2026 di Grand City Surabaya.
Pameran otomotif tersebut menghadirkan sejumlah merek kendaraan listrik asal China seperti BYD, GAC Aion, Geely, Chery, JAECOO, JETOUR, VinFast, hingga GWM. Di sisi lain, pabrikan Jepang seperti Toyota dan Honda tetap memanfaatkan ajang ini untuk mempertahankan pasar mereka di Jawa Timur.
Project Manager IIMS Rudi MF mengatakan Surabaya memiliki posisi strategis dalam industri otomotif nasional karena didukung ekosistem manufaktur komponen dan pasar kendaraan yang besar.
“Kota Surabaya memegang peranan penting dalam perkembangan industri otomotif di Jawa Timur dan Indonesia. Selain didukung oleh ekosistem manufaktur komponen yang memadai, Surabaya juga menjadi pasar strategis untuk industri otomotif,” ujarnya dalam konferensi pers IIMS Surabaya, dikutip Rabu, 20 Mei 2026.
Dyandra Promosindo selaku penyelenggara memperluas area pameran IIMS Surabaya 2026 hingga mencapai total 12.388 meter persegi. Penambahan area baru seluas 1.788 meter persegi di Exhibition Hall 2 difokuskan untuk area aftermarket dan passenger car.
Tahun ini, lebih dari 40 merek otomotif dan industri pendukung ikut berpartisipasi dalam pameran tersebut. Pada lini roda empat, persaingan kendaraan listrik terlihat semakin dominan dengan kehadiran berbagai merek China yang membawa lini produk mereka secara penuh ke Surabaya.
Perwakilan GAC Aion, Aditya, mengatakan perusahaan akan menghadirkan seluruh model kendaraan seperti yang sebelumnya ditampilkan di Jakarta. “Kami akan hadir dan membawa semua unit AION seperti di Jakarta,” ujar Aditya.
Sementara itu, Toyota memanfaatkan IIMS Surabaya 2026 untuk memperluas penetrasi kendaraan hybrid EV ke pasar Jawa Timur. Toyota menyatakan akan menghadirkan lini hybrid EV yang ditujukan untuk berbagai segmen konsumen.
“Kami siap menghadirkan Hybrid EV yang dapat digunakan dengan nyaman oleh semua,” kata Arief selaku perwakilan Toyota.
Di sisi lain, Honda tetap mempertahankan eksistensinya di pasar otomotif Surabaya di tengah perubahan industri kendaraan elektrifikasi. Sementara perwakilan Honda, Inge, mengatakan perusahaan masih melihat dinamika pasar otomotif Surabaya sebagai peluang yang menarik.
“Kita konsisten mengikuti pameran ini dari 15 tahun lalu dan tahun ini kita masih semangat mengikuti lagi karena dinamika otomotif juga semakin menarik,” ujar Inge.
Selain kendaraan roda empat, IIMS Surabaya 2026 juga menghadirkan berbagai merek roda dua seperti ALVA, Aprilia, Benelli, Italjet, Moto Guzzi, Piaggio, QJ Motor, Royal Enfield, Triumph, hingga Vespa Satya.
Benelli bahkan menyiapkan peluncuran dua model baru dalam ajang tersebut. “Di IIMS Surabaya kita akan membawa dua unit baru dari Benelli,” kata Dodik selaku perwakilan Benelli.
Penyelenggara juga menambahkan berbagai program pendukung seperti test drive, test ride, Infinite Show, Infinite Live, hingga kolaborasi dengan Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026.
IIMS Surabaya 2026 turut didukung oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk, MUFG Bank Ltd, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, dan Bridgestone.
Regional Corporate Officer Danamon wilayah Jawa Timur, Solaiman Widjaja, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan industri otomotif di Jawa Timur.
“Melalui partisipasi ini, kami hadir lebih dekat dengan masyarakat Surabaya dan Jawa Timur dengan menghadirkan solusi pembiayaan holistik yang relevan dan inovatif, sekaligus berkontribusi dalam mendorong aktivitas ekonomi di daerah,” ujar Solaiman Widjaja.(*)