Logo
>

Laba FIF Tembus Rp4,63 Triliun di 2025, Pembiayaan Naik 7,6 Persen

PT Federal International Finance mencatat laba bersih Rp4,63 triliun pada 2025, naik 4,92 persen yoy seiring ekspansi pembiayaan yang mencapai Rp49,45 triliun.

Ditulis oleh Harun Rasyid
Laba FIF Tembus Rp4,63 Triliun di 2025, Pembiayaan Naik 7,6 Persen
PT Federal International Finance, anak perusahaan PT Astra International Tbk (ASII) ungkap pertumbuhan kinerja pada 2025. Foto: dok. FIF

KABARBURSA.COM – PT Federal International Finance (FIF) mencatatkan laba bersih sebesar Rp4,63 triliun pada periode Januari-Desember 2025. Perusahaan pembiayaan di bawah nauangan Astra Finansial ini menyebut, laba bersih FIF ini tumbuh 4,92 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan tahun 2024 yakni sebesar Rp4,42 triliun.

Anak usaha Grup Astra ini mengungkapkan, kenaikan laba bersih terjadi seiring dengan ekspansi pembiayaan yang meningkat. Hingga akhir kuartal IV 2025, total penyaluran pembiayaan FIF mencapai Rp49,45 triliun atau naik 7,64 persen (yoy).

Dari sisi volume, jumlah unit yang dibiayai FIF dilaporkan menembus 3,39 juta unit, tumbuh 4,85 persem dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dari sisi fundamental, Net Service Asset (NSA) FIF tumbuh 14,38 persem (yoy) menjadi Rp53,44 triliun pada akhir 2025. 

Sementara rasio Non-Performing Finance (NPF) nett terjaga di level 0,20 persen pada kuartal IV 2025.

Capaian tersebut menempatkan FIF dalam kategori perusahaan pembiayaan dengan kinerja sangat sehat berdasarkan indikator yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur FIF, Valentina Chai menyatakan, capaian FIF dalam industri pembiayaan pada 2025 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.

“Kami mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan atas pencapaian yang diraih perseroan. Ini menjadi bukti kepercayaan seluruh pihak yang menjadikan FIF sebagai solusi finansial pilihan dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembiayaan,” ujarnya lewat keterangan resmi, Rabu, 4 Maret 2026.

Lebih lanjut, pertumbuhan kinerja FIF ditopang oleh seluruh portofolio bisnisnya. Lini FIFASTRA tetap menjadi motor utama melalui pembiayaan sepeda motor Honda. Sementara SPEKTRA menopang pembiayaan produk elektronik, gadget, dan furnitur rumah tangga.

Di segmen pembiayaan multiguna, DANASTRA berkontribusi menjaga pertumbuhan. Kemudian ada FINATRA yang fokus pada pembiayaan mikro produktif bagi pelaku UMKM, sedangkan AMITRA memperkuat pembiayaan syariah untuk Haji dan Umrah.

Valentina menambahkan, perusahaan terus mengoptimalkan value chain dan akselerasi digitalisasi guna menjaga daya saing di tengah dinamika ekonomi nasional.

“Sebagai salah satu perusahaan pembiayaan di Indonesia, kami optimistis untuk terus berupaya memberikan layanan terbaik dari seluruh layanan pembiayaan kami yang diperkuat dengan value chain serta digitalisasi, untuk menjadi solusi bagi seluruh kebutuhan pembiayaan masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Di tengah tantangan ekonomi, FIF sebagai anak perusahaan PT Astra International Tbk (ASII), akan terus berinovasi dan melakukan penguatan layanan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.