Logo
>

MG4 Anxin Edition Debut, Usung Baterai Semi Solid-State

MG memperkenalkan MG4 Anxin Edition dengan baterai semi solid-state, teknologi baru yang menawarkan jarak tempuh 530 km dan fitur interior yang lebih modern.

Ditulis oleh Harun Rasyid
MG4 Anxin Edition Debut, Usung Baterai Semi Solid-State
MG4 Anxin Edition bakal melantai di China dengan baterai Semi Solid-State. Intip keunggulannya. Foto: CarNewsChina

KABARBURSA.COM - Morris Garage (MG) yang telah diakuisi raksasa otomotif China yakni SAIC Motor, siap mencuri perhatian di Guangzhou Auto Show pada 21 November mendatang dengan kehadiran MG4 edisi khusus.

MG4 edisi spesial tersebut bernama Anxin Edition. Model ini digadang-gadang menjadi salah satu mobil penumpang produksi massal pertama yang memakai baterai Semi Solid-State.

Teknologi baterai yang diusung MG4 Anxin Edition ini diklaim menandai langkah besar perusahaan dalam evolusi teknologi baterai kendaraan listrik. 

CarNewsChina melaporkan, MG4 Anxin Edition mengusung baterai Lithium-Ion berbasis Mangan yang diketahui merupakan hasil kolaborasi SAIC dan perusahaan QingTao Energy. 

Paket baterai ini menawarkan jarak tempuh hingga 530 kilometer (km) berdasarkan pengujian CLTC. Jarak tempuh tersebut sama dengan varian baterai LFP (Lithium Ferro Phosphate) milik MG4 standar.

Soal tampilan, MG4 Anxin Edition juga tampak serupa dengan MG4 standar. Namun sebagai catatan, desain tersebut masih bisa berubah. Sebab desain MG4 Anxin Edition belum sampai di tahap final. 

Berdasarkan dokumen regulasinya, tampilan MG4 Anxin Edition juga masih selaras dengan lini MG4 yang telah beredar di China. 

Hatchback listrik ini tampak masih mempertahankan profil bodi lebar ala Hatchback modern, serta wajah atau fascia depannya masih terinspirasi dari MG Cyberster.

Secara dimensi, fisiknya juga tidak berubah dengan panjang 4.395 mm, lebar 1.842 mm, tinggi 1.551 mm, serta jarak sumbu roda 2.750 mm. 

Kemudian di sisi buritan kembali dihiasi bilah lampu full-width dengan lampu belakang dengan gaya ala busur panah yang menjadi ciri khas MG4.

Masuk ke kabin, MG4 Anxin Edition mendapatkan penyegaran yang cukup mencuri perhatian. MG meningkatkan ukuran layar sentral dari 12,3 inci menjadi 15,6 inci, sekaligus menghilangkan tombol-tombol mekanis di bawahnya.

Interior MG4 Anxin Edition dengan gaya futuristik dan minim tombol. Foto: CarNewsChina

Pengaturan transmisi pun mengalami perubahan, dari knob putar menjadi selector yang menyatu di kolom kemudi.

Fitur baru lainnya mencakup wireless charging pad 50 watt di konsol tengah dan sistem kokpit pintar MG–Oppo, yang digerakkan oleh chipset Snapdragon 8155.

Baterai Semi-Solid-State Tambah Bobot Kendaraan, Performa Melambat?

Kapasitas baterai tetap 53,95 kWh (Kilowatt-hour), namun penggunaan paket semi-solid-state membuat bobot kosong naik menjadi 1.500 kg, atau 15 kg lebih berat dari model standar.

Meski demikian, performanya tetap gesit. MG4 Anxin Edition mengandalkan motor penggerak tunggal di depan yang diklaim mampu menghasilkan tenaga 120 kW dan torsi hingga 250 Nm.

Rival Wuling Binguo ini diklaim mampu berakselerasi dari kecepatan 0 hingga 50 km per jam dalam waktu 3 detik.

MG melaporkan penjualan MG4 sebanyak 11.480 unit pada Oktober 2024, dan Anxin Edition diproyeksikan menjadi opsi tambahan yang menguatkan posisi MG4 saat produksi resminya dimulai.

Apa Itu Baterai Semi Solid-State?

Teknologi baterai Semi Solid-State menggabungkan elektrolit padat dan cair, di mana material padat biasanya menyumbang lebih dari 90 persen struktur elektrolit. 

Keunggulan teknologi ini mencakup kepadatan energi lebih tinggi, stabilitas termal lebih baik, dan kompatibel dengan lini produksi baterai mobil listrik saat ini.

Selain itu, Tiongkok juga sedang menata ulang nomenklatur teknis di sektor ini. Pihak regulator China disebut tengah menyiapkan perubahan nama baterai semi-solid menjadi Solid-Liquid agar tidak tertukar dengan baterai Full Solid-State yang masih dalam tahap pengembangan.

Sementara ini belum diketahui harga MG4 Anxin Edition. Tapi sebagai gambaran, harga MG4 saat ini di China dipasarkan di rentang 68.800 hingga 102.800 yuan, atau sekitar Rp162,1 jutaan hingga Rp242,2 jutaan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.