KABARBURSA.COM – Mitsubishi Motors bersiap menghadirkan mobil listrik baru dengan desain futuristik.
Namun, mobil listrik baru ini tidak dikembangkan sendiri oleh Mitsubishi, melainkan lewat kolaborasi bersama Foxconn.
Carscoops melaporkan, Mitsubishi Motors diketahui menggandeng Foxconn, perusahaan asal Taiwan yang dikenal sebagai produsen kontrak yang merakit iPhone.
Kerja sama Mitsubishi dan Foxconn dituangkan lewat mobil listrik bermerek Foxtron.
Sebagai anak perusahaan Foxconn, bakal menghadirkan Electric Vehicle (EV) dengan konsep Hatchback listrik yang basisnya mengacu pada model Bria.
Di balil desainnya yang modern dan unik, Foxtron Bria merupakan hasil rancangan oleh rumah desain ternama Italia, Pininfarina.
Model yang berangkat dari Model B Concept dari Foxconn ini, telah memasuki tahap produksi di Taiwan. Kehadirannya berpotensi membawa pendekatan desain dan karakter yang lebih segar ke dalam portofolio Mitsubishi.
Lebih lanjut, Foxtron Bria dibekali baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 57,5 kWh. Namun, untuk jarak tempuhnya belum dipublikasikan meskipun sudah ada tiga varian yang telah diumumkan.
Elegant dan Emerge menjadi dua varian yang menggunakan satu unit motor listrik penggerak roda belakang dengan klaim tenaga maksimum 229 HP.
Foxtron Bria varian tersebut diklaim mampu berakselerasi dari 0–100 km per jam dalam 6,8 detik.
Sementara varian tertingginya yakni Pioneer, mengusung motor ganda dengan sistem All Wheel Drive (AWD) yang dapat menghasilkan tenaga gabungan 400 HP, dan mampu melesat dari 0–100 km per jam dalam 3,9 detik.
Meski bakal berstatus rebadge dengan merek Foxtron, brand otomotif Jepang tersebut belum mengonfirmasi kemungkinan hadirnya model EV yang menggunakan merek Mitsubishi.
Kalaupun ada, Carscoops memperkirakan bahwa Mitsubishi bakal membawa spesifikasi Bria ke dalam mobil listrik anyarnya.
Untuk wilayah pasarnya, Australia disebut menjadi sasaran utama bagi Foxtron Bria.
Bria juga sempat diuji di sejumlah kawasan Melbourne dengan penyesuaian khusus pada sektor suspensi untuk menyesuaikan karakter jalan setempat.
Meski nama model resmi versi Mitsubishi juga belum diumumkan, pengajuan merek dagang terbaru di Australia mengindikasikan arah pengembangan.
Berdasarkan laporan Drive, Mitsubishi telah mengamankan hak atas nama ASX GT-e dan ASX VR-e yang diduga akan digunakan untuk model listrik tersebut.
Soal dimensi, Bria memiliki panjang 4.315 mm, lebar 1.885 mm, dan tinggi 1.535 mm. Ukurannya sedikit lebih besar dari Volkswagen Golf dan sekelas dengan MG 4 EV.
Sebagai EV produksi pertama Foxconn, Bria tampil dengan desain yang cukup berani dan tidak menyerupai produk besutan Mitsubishi saat ini.
Tapi hal ini dinilai bukan hambatan besar. Mitsubishi sebagai raksasa otomotif Jepang memiliki rekam jejak panjang dalam strategi rebadging, sehingga pendekatan tersebut justru bisa mempercepat ekspansi EV tanpa biaya pengembangan besar.(*)