KABARBURSA.COM – Brand otomotif asal China, Denza, mengklaim bahwa pesanan untuk trim tertinggi D9 ini jauh melampaui rata-rata industri.
Denza D9 juga mencatatkan rekor pertumbuhan paling cepat di segmen MPV di China yakni 300 ribu unit terjual dalam waktu kurang dari tiga tahun, atau hampir 50 persen lebih cepat dibanding kompetitornya.
Daya serap konsumen terhadap Denza D9 ini juga terjadi di tengah penurunan pasar MPV secara keseluruhan di Tiongkok. Hasilnya, D9 mampu bertahan sebagai MPV terlaris di China selama dua tahun berturut-turut. Serta menguasai hampir 60 persen pangsa MPV elektrifikasi di segmen High End.
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, capaian positif Denza D9 tidak lepas dari kombinasi ruang kabin luas, kenyamanan tingkat premium, hingga fitur mewah khas MPV kelas eksekutif. Di pasar China, MPV berdesain Boxy tersebut menawarkan kabin dengan tujuh kursi yang dapat diatur secara fleksibel.
Secara fungsi, ia dapat diandalkan sebagai mobil keluarga hingga operasional para eksekutif. Interiornya diperkaya sistem audio premium, kursi dengan fitur pijat multi-mode, serta kokpit digital modern dengan beberapa layar dan konektivitas lengkap.
Konsumen China bisa memilih performa elektrifikasi hybrid untuk jangkauan jarak lebih jauh atau versi BEV untuk pengalaman berkendara lebih modern.
Setelah kokoh di pasar domestik, Denza kini menempatkan D9 sebagai ujung tombak ekspansi globalnya. MPV premium ini akan melenggang ke Eropa dengan label MPV mewah berteknologi masa depan.
Sebagai informasi, performa penjualan Denza D9 di Indonesia terhitung baik. Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) mobil ini sepanjang Januari hingga Oktober 2025, tercatat sebanyak 6.967 unit.
Denza D9 bertengger di posisi empat mobil listrik terlaris di Indonesia. Ia berada di atas Chery iCar 03 dengan 5.497 unit dan Wuling Binguo EV yang terkirim sebanyak 3.696 unit.
Sementara di atas D9, ada BYD Sealion 07 dengan 7.461 unit, BYD M6 sebanyak 9.359 unit, hingga BYD Atto 1 yang menorehkan penjualan hingga 9.496 unit.(*)