KABARBURSA.COM - Wuling Motors memamerkan calon mobil barunya untuk pasar Indonesia dengan nama Eksion. Mobil ini melantai di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 ini di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 5-15 Februari 2026.
Wuling Eksion mengusung dua varian yang dibedakan berdasarkan dapur pacunya yakni mesin konvensional atau Internal Combustion Engine (ICE), hibrida berjenis Plug-in Hybrid Electric Vehicle(PHEV), hingga listrik berbasis baterai (BEV).
Mobil baru yang masuk kategori Sport Utility Vehicle (SUV) ini sudah lebih dulu hadir di China sebelum dipamerkan di Tanah Air. Bedanya, di China mobil tersebut mengusung nama berbeda yakni Starlight 560.
Selain nama, Wuling Eksion juga telah mendapat penyesuaian fitur agar sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. Mulai dari konfigurasi jok berkapasitas tujuh orang penumpang hingga panoramic sunroof pada atapnya.
Meski belum resmi dijual di Indonesia, spesifikasi Wuling Eksion dapat diproyeksikan dari model Starlight 560 yang telah meluncur di China beberapa waktu lalu.
Sebagai informasi, Starlight 570 meluncur pada 16 Januari 2026 guna memperluas portofolio Wuling dalam kendaraan elektrifikasi.
Untuk pasar Tiongkok, SUV ini hadir dalam konfigurasi 5 dan 7 orang penumpang. Starlight 560 diposisikan untuk menyasar konsumen yang membutuhkan SUV keluarga dengan fleksibilitas kabin.
Pada varian PHEV, Starlight 560 diklaim memiliki jangkauan komprehensif hingga 1.100 kilometer (km).
Bicara eksterior, konsumen dapat memilih empat opsi warna bodi yakni Interstellar Blue, Smoky Gray, Silver Dew White, dan Obsidian Black.
Hadir dengan desain gagah dan modern, Wuling Stralight 560 varian ICE dan PHEV mengusung gril depan berbentuk persegi panjang dan bemper bawah berbentuk trapesium.
Sementara itu, varian BEV tampil berbeda dengan gril depan tertutup seperti mobil listrik pada umumnya.
Soal dimensi, Wuling Starlight 560 memiliki panjang 4.745 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.755–1.770 mm tergantung variannya, serta jarak sumbu roda 2.810 mm.
Dengan dimensi tersebut, mobil ini tergolong sebagai Medium SUV yang punya kabin lapang dan didukung kapasitas bagasi mencapai 320 liter, dan bisa diperluas hingga 1.945 liter dengan catatan kursi baris belakang terlipat.
Fleksibilitas kabin jadi salah satu keunggulannya berkat kursi depan yang dapat direbahkan penuh, serta kursi belakang yang mampu dilipat dengan sudut kemiringan hingga 125 derajat.
Menilik performanya, varian ICE dibekali mesin 1.500 cc Turbo yang diklaim mampu menghasilkan tenaga 174 HP dan torsi puncak sebesar 290 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui pilihan transmisi manual 6-percepatan (6MT) atau CVT.
Sementara varian PHEV mengusung mesin 1.500 cc yang dipadukam motor listrik untuk mendorong kinerja di roda depan. Mesin konvensionalnya menghasilkan daya 78 kW dan torsi 130 Nm.
Sedangkan motor listriknya menyumbang daya 145 kW atau sebesar 194 HP dan torsi puncak 230 Nm. Dalam mode listrik murni, SUV ini mampu menempuh jarak 125 km berdasarkan standar CLTC dengan total jarak tempuh gabungan hingga 1.100 km (WLTC).
Kemudian varian BEV, mampu menjangkau jarak 500 km dengan dukungan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) 60 kWh dan motor penggerak berdaya 100 kW. Di Indonesia, Wuling Eksion disebut pabrikan mengusung MAGIC Battery dengan klaim jarak tempuh 530 km.
Untuk area kabin, Wuling Starlight 560 mengusung interior modern dengan layar kontrol atau head unit tengah berukuran 12,8 inci yang mendukung fitur konektivitas HiCar dan CarLink.
Wuling tetap mempertahankan tombol fisik di bawah layar head unit utama untuk kemudahan pengoperasian, ditambah pengisian daya nirkabel untuk ponsel, serta tempat gelas di konsol tengah.
Adapun harga Wuling Starlight 560 di China ditawarkan mulai 62.800 hingga 98.800 yuan atau setara Rp152 jutaan hingga Rp239 jutaan. Nah, kita tunggu saja pengunguman harga Wuling Eksion saat peluncuran resminya yang rencananya digelar pada tahun ini.(*)