Logo
>

MTDL Tebar Dividen Rp331 Miliar, Bos Sebut Saham ini Hidden Gem

Ada strategi yang disiapkan perseroan untuk menghadapi perubahan besar di industri teknologi.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
MTDL Tebar Dividen Rp331 Miliar, Bos Sebut Saham ini Hidden Gem
Jajaran Komisaris dan Direksi PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) usai RUPST 2026 di Jakarta. Dari kiri ke kanan: Komisaris Independen Tanan Herwandi Antonius, Direktur Randy Kartadinata, Presiden Direktur Susanto Djaja, Wakil Presiden Komisaris Ben Aristarchus Widyatmodjo, Direktur Alexander Kuntoro, dan Direktur Sur Hang Aiwan. Doc. MTDL

KABARBURSA.COM – PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) memutuskan membagikan dividen sebesar Rp331,5 miliar kepada para pemegang sahamnya. Nilai tersebut setara dengan 40,7 persen dari laba bersih perseroan sepanjang tahun buku 2025.

Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 9 Juni 2026 di Hotel Pullman, Jakarta. Dengan pembagian tersebut, pemegang saham akan memperoleh dividen sebesar Rp27 per lembar saham.

Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja, mengatakan kebijakan pembagian dividen yang konsisten menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi para investor.

“Konsistensi dalam pembagian dividen merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham. Kemampuan membukukan kinerja positif secara berkelanjutan dan menjaga kebijakan dividen yang atraktif menjadikan MTDL sebagai salah satu ‘hidden gem’ di pasar modal Indonesia,” kata Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja, dikutip dari keterbukaan informasi publik, Selasa, 9 Juni 2026.

Menurut dia, di tengah dinamika industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta fluktuasi pasar yang masih berlangsung, MTDL tetap mampu memberikan imbal hasil yang menarik melalui kombinasi pertumbuhan bisnis dan pembagian dividen yang berkelanjutan.

Kinerja positif perusahaan juga berlanjut pada awal tahun ini. Pada kuartal pertama 2026, MTDL membukukan pendapatan sebesar Rp6,7 triliun atau tumbuh 21,4 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Sementara itu, laba bersih tercatat mencapai Rp158,9 miliar, meningkat 3,4 persen YoY.

Strategi Hadapi Ketidakpastian

Perseroan menilai meningkatnya tensi geopolitik dan gejolak ekonomi global telah mendorong ketidakpastian ekonomi di Indonesia. Kondisi tersebut turut memengaruhi perilaku konsumen dan pelaku usaha yang kini lebih selektif dalam melakukan pengeluaran.

Merespons perubahan tersebut, MTDL memilih menerapkan berbagai langkah adaptif guna menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus mengantisipasi dinamika ekonomi yang berkembang.

Dalam agenda ekspansi tahun ini, perusahaan akan memperbesar fokus pada pengembangan portofolio, memperdalam hubungan dengan pelanggan, serta memperkuat lini usaha yang mampu menghasilkan pendapatan berulang (recurring income).

Pada Unit Bisnis Solusi dan Konsultasi Digital, MTDL berencana melakukan penataan ulang arsitektur solusi serta memperluas kerja sama dengan prinsipal baru yang menawarkan teknologi alternatif yang lebih efisien.

Sementara itu, pada Unit Bisnis Distribusi Digital, perseroan akan mengoptimalkan kekuatan portofolio produk dan solusi yang telah dimiliki. Upaya tersebut turut didukung oleh penambahan variasi produk smartphone dan notebook untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

Proyek Pemerintah jadi Peluang Pertumbuhan

Meski pasar TIK nasional masih menghadapi berbagai tantangan, MTDL tetap optimistis prospek pertumbuhan Unit Bisnis Solusi dan Konsultasi Digital sepanjang 2026 akan tetap terjaga.

Perseroan melihat peluang yang semakin besar dari pengaktifan kembali berbagai proyek strategis pemerintah dan BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Kondisi tersebut dinilai dapat membuka ruang yang lebih luas bagi MTDL untuk menawarkan berbagai solusi teknologi kepada sektor publik maupun korporasi.

“Selain dari proyek-proyek strategis pemerintah, kebutuhan industri untuk menekan pengeluaran, modernisasi data, memastikan keamanan siber, dan memanfaatkan cloud untuk berbagai proses bisnis juga akan menciptakan permintaan layanan kepada Perseroan,” tutup Susanto.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".