Logo
>

Wuling Eksion vs Tiggo 8 CSH, Mana SUV PHEV Terbaik?

Wuling Eksion dan Chery Tiggo 8 CSH bersaing di segmen SUV PHEV 7-seater dengan fitur, performa, dan harga yang kompetitif.

Ditulis oleh Harun Rasyid
Wuling Eksion vs Tiggo 8 CSH, Mana SUV PHEV Terbaik?
Chery Tiggo 8 CSH bersaing dengan Wuling Eksion PHEV sebagai SUV hybrid 7-seater. Foto: Chery

KABARBURSA.COM - Wuling Eksion meramaikan persaingan di segmen sport utility vehicle (SUV) berteknologi elektrifikasi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia.

Sebagai SUV 7-seater, Wuling Eksion berhadapan langsung dengan Chery Tiggo 8 CSH yang juga bermain di segmen SUV dengan powertrain PHEV. Kedua mobil ini juga bersaing di rentang harga Rp499 juta ke atas.

Lalu siapa yang lebih menarik antar keduanya? Berikut komparasi singkatnya.

Secara dimensi, Tiggo 8 CSH memiliki panjang sekitar 4.772 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.705 mm, dan wheelbase 2.710 mm. Sedangkan Eksion PHEV hadir dengan dimensi yang mencakup panjang 4.745 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.755 mm, dan wheelbase 2.810 mm.

Selisih ukuran keduanya tak jauh berbeda. Sehingga baik Tiggo 8 CSH maupun Eksion PHEV cukup mumpuni dijadikan SUV keluarga dengan kabin relatif lapang di kelasnya.

Menengok tampilannya, Wuling Eksion PHEV membawa desain muscular flowline design yang tampak gagah namun memiliki garis bodi yang mengalir.

Wuling Eksion PHEV melawan Chery Tiggo 8 CSH, siapa lebih menarik dari segi performa, harga, hingga fiturnya. Foto: Wuling

Eksteriornya dilengkapi pelek two tone 18 inci, grill bermotif honey comb, lampu full LED X-Shape dengan daytime running light (DRL), hingga panoramic sunroof.

Sementara eksterior Chery Tiggo 8 CSH menonjolkan kesan premium dengan grill honey combpanoramic sunroof, pelek two tone 19 inci, lampu depan LED proyektor, sampai lampu belakang bergaya matrix LED.

Masuk ke interior, kesan hangat tampak dari penggunaan warna Walnut Brown dan Carbon Black. Kabinnya dilengkapi wireless charger 50W, head unit dengan layar 12,8 inci, panel instrumen digital berlayar 8,8 inci, kursi baris depan berventilasi dengan pengaturan elektris, sampai kisi AC di setiap baris.

Kabin Chery Tiggo 8 CSH dengan berbagai fitur canggih dan premium. Foto: Chery

Kabin Tiggo 8 CSH tak kalah menarik dengan fitur NAP Mode untuk kenyamaman, jok berlapis material Alcantara, wireless charger 50W, kursi pijat berventilasi, head unit dengan layar beresolusi 2.5k ukuran 15,6 inci, hingga 12 speaker premium dari Sony.

Kabin Wuling Eksion PHEV dengan perpaduan warna Walnut Brown dan Carbon Black. Intip beragam fitur di interiornya. Foto: Wuling

Lanjut ke dapur pacu, Tiggo 8 CSH mengandalkan mesin ACTECO H4J15 1.500 cc turbo yang dikombinasikan dengan dua sampai tiga motor listrik untuk varian tertentu, dan transmisi dedicated hybrid transmission (DHT).

Mesin tersebut diklaim dapat mengeluarkan tenaga gabungan hingga 341 HP dan torsi puncak sebesar 525 Nm. Ia juga dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 6,8 detik untuk varian AWD (all wheel drive).

Di sisi lain, Wuling Eksion PHEV menggunakan mesin 1.500 cc naturally aspirated atau tanpa turbo yang dipadukan transmisi DHT dan motor listrik penggerak roda depan. 

Kombinasi mesin bensin dan motornya dapat meraih tenaga 300 HP serta torsi gabungan mencapai 360 Nm. 

Dari perbandingan ini, Eksion PHEV harus mengakui keunggulan Tiggo 8 CSH dalam output performa. Sedangkan dalam hal elektrifikasi, Tiggo 8 CSH dibekali baterai 18,3 kWh dengan kemampuan melaju hingga 90 km dalam mode full listrik. 

Menariknya, SUV ini juga menawarkan klaim jarak tempuh gabungan hingga lebih dari 1.300 km. Sementara Eksion PHEV dibekali baterai 20,5 kWh dengan jarak tempuh hingga 125 km dalam mode listrik murni. Sementara jangkauan jarak gabungannya dinyatakan lebih dari 1.000 km.

Terkait fitur, Tiggo 8 CSH menawarkan paket teknologi yang cukup lengkap seperti Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik eksternal, sistem ADAS (Advanced Driver Assistance System)  dengan 14 fitur, 10 airbags, hingga  kamera 540 derajat.

Soal fitur unggulan, Eksion PHEV dilengkapi ADAS berisi 11 fitur pendukung keselamatan, 6 airbags, kamera 360 derajat, voice command, Internet of Vehicle (IOV), hingga hill hold control.

Dalam hal harga, Wuling Eksion PHEV dibanderol mulai Rp449 juta hingga Rp499 juta on the road (OTR) Jakarta. Namun harga tersebut berlaku selama periode early bird untuk pembelian 2.000 unit pertama.

Sedangkah harga Chery Tiggo 8 CSH mulai Rp449,9 juta untuk varian FWD Comfort, Rp519,9 juta pada varian FWD Premium, dan Rp569,9 juta OTR Jakarta untuk varian AWD.

Perbandingan kedua SUV hybrid ini menunjukkan pendekatan yang berbeda. Wuling tampaknya mengejar konsumen yang mencari SUV hibrida yang value for money, dengan fitur cukup lengkap, dan kemampuan efisiensi.

Sedangkan Chery menawarkan konsumen Tiggo 8 CSH dengan keunggulan performa, kesan premium dan kenyamanan, hingga fitur lebih tinggi. Namun semua itu bisa didapat dengan harga yang masih kompetitif dan lebih tinggi dari Eksion PHEV.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.