Logo
>

Bahlil Tegaskan Harga BBM Subsidi Masih Tetap, Belum Ada Penyesuaian

Sementara untuk BBM nonsubsidi, Bahlil mengatakan pemerintah masih melakukan pembahasan lebih lanjut bersama Pertamina

Ditulis oleh KabarBursa.com
Bahlil Tegaskan Harga BBM Subsidi Masih Tetap, Belum Ada Penyesuaian
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia Tegaskan Harga BBM Subsidi Masih Tetap, Belum Ada Penyesuaian

KABARBURSA.COM – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi masih tetap dan belum mengalami penyesuaian di tengah fluktuasi harga energi global.

Kepastian ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai bagian dari komitmen pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.

Dalam keterangannya kepada awak media di Seoul, Republik Korea, Bahlil menegaskan bahwa hingga kini harga subsidi BBM tidak mengalami kenaikan maupun penurunan.

“Penyesuaian harga untuk subsidi BBM tidak ada penyesuaian naik atau turun, artinya flat, masih memakai harga sekarang,” ujar Bahlil dalam keterangannya, dikutip Rabu 1 April 2026

Menurut dia, keputusan tersebut diambil berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto dan hasil rapat pemerintah yang menempatkan kepentingan sebagai prioritas masyarakat utama, khususnya kelompok rentan yang sangat terpengaruh oleh perubahan harga energi.

Sementara untuk BBM nonsubsidi, Bahlil mengatakan pemerintah masih melakukan pembahasan lebih lanjut bersama Pertamina dan penyedia BBM swasta lainnya. Oleh karena itu, sampai saat ini belum ada keputusan mengenai penyesuaian harga BBM nonsubsidi.

Ia juga memastikan tidak ada kenaikan harga untuk Pertamina Dex hingga saat ini.

Di tengah situasi energi global yang sedang bergejolak, Bahlil mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam mengonsumsi energi, termasuk saat membeli BBM. 

Menurutnya, pengelolaan konsumsi energi yang wajar menjadi salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap upaya pemerintah menjaga stabilitas nasional.

"Saya mengajak kepada semua masyarakat bahwa dalam kondisi seperti ini, tidak bisa pemerintah bekerja sendiri. Kita memerlukan dukungan kerja sama dari masyarakat. Caranya seperti apa? Kita harus melakukan pembelian BBM dengan wajar dan bijak," katanya.

Bahlil juga meminta masyarakat agar hanya mengacu pada informasi resmi pemerintah untuk menghindari kesalahpahaman di tengah cepatnya arus informasi, khususnya yang berkaitan dengan isu energi dan harga BBM.

Ia menambahkan pemerintah akan terus mengkaji perkembangan harga energi global secara berkala agar kebijakan yang diambil tetap tepat sasaran dan berpihak kepada masyarakat.

“Bapak Presiden selalu memperhatikan bahwa kepentingan rakyat di bawah, terutama kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu, ini harus mendapat atensi lebih dalam rangka bagaimana membuat kebijakan agar semuanya bisa berjalan dengan baik,” tutur Bahlil.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga menegaskan belum ada kenaikan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Pernyataan itu disampaikan untuk merespons ramainya informasi yang menyebut harga BBM nonsubsidi akan naik tajam.

“Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi,” ujar Prasetyo.

Ia mengatakan keputusan tersebut diambil setelah tidak adanya koordinasi antara pemerintah dan Pertamina, serta Arahan Presiden Prabowo Subianto agar setiap keputusan strategi selalu mengedepankan kepentingan rakyat.

“Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat,” ucapnya.

Prasetyo juga memastikan ketersediaan BBM nasional dalam kondisi aman dan meminta masyarakat tidak terpancing isu yang menimbulkan keresahan.

“Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kita jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian,” tegasnya.

Dengan pernyataan ini, pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini harga subsidi BBM tetap bertahan pada tingkat yang berlaku saat ini, sementara kebijakan untuk BBM nonsubsidi masih dalam pembahasan lebih lanjut.(*/GST)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

KabarBursa.com

Redaksi