Logo
>

Danantara dan Kementerian PKP Siapkan Hunian MBR di Cikarang

Pemerintah dan Danantara meninjau lokasi pembangunan hunian MBR di Cikarang sebagai bagian Program 3 Juta Rumah, kriteria peserta masih dimatangkan.

Ditulis oleh Adi Subchan
Danantara dan Kementerian PKP Siapkan Hunian MBR di Cikarang
Danantara dan Kementerian PKP meninjau lokasi hunian MBR di Cikarang dalam Program 3 Juta Rumah. Skema harga dan kriteria peserta masih disusun. Foto: Dok. Danantara

KABARBURSA.COM - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PKP dan Danantara Indonesia meninjau lokasi pembangunan hunian Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Lokasi berada di kawasan yang memiliki akses transportasi intermoda, memudahkan mobilitas masyarakat dan pengembangan wilayah.

Tinjauan ini merupakan tahap awal Program 3 Juta Rumah, prioritas Presiden untuk percepatan pembangunan hunian. Di atas lahan tersebut, nantinya akan dibangun kawasan hunian yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Setelah tinjauan, Kementerian PKP dan Danantara akan mematangkan konsep pembangunan dan skema pengembangan kawasan hunian. Langkah ini mencakup mekanisme penentuan harga, kriteria kepemilikan, dan konsep pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menekankan, tinjauan lokasi menjadi awal kolaborasi terencana dan berkelanjutan. “Sesuai arahan bapak Presiden, penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah menjadi prioritas utama,” ujar Rosan dalam siaran persnya, Minggu, 8 Maret 2026.

Rosan menambahkan, kolaborasi pemerintah, BUMN, Danantara, dan sektor usaha memastikan skema kepemilikan, harga, dan pembangunan matang. “Kolaborasi ini diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak, aman, dan terjangkau,” pungkas Rosan.

Lokasi Hunian MBR Lahan Sengketa?

Beberapa waktu lalu, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi.

Corporate Secretary LPCK, Peter Adrian, mengatakan perseroan tengah menelaah rencana pembangunan rumah susun subsidi tersebut. Ia menegaskan, seluruh proses akan dijalankan sesuai ketentuan hukum dan perizinan yang berlaku.

“Sejauh ini, tidak ada kewajiban hukum yang menghalangi pelaksanaan rencana tersebut,” ujar Peter, Rabu, 21 Januari 2026.

Ia menambahkan bahwa tidak ada aset proyek Meikarta yang pernah atau sedang menjadi barang bukti maupun objek sitaan. Sebelumnya, Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau dua lokasi calon pembangunan rusun subsidi di Meikarta, yakni di Desa Cibatu, Cikarang Selatan, dan Desa Jayamukti, Cikarang Pusat. Setiap lokasi memiliki luas sekitar 10 hektare.

Maruarar menilai lokasi ini strategis karena dekat dengan kawasan industri dan memiliki akses transportasi yang memadai. Pemerintah merencanakan pembangunan 18 tower rumah susun lengkap dengan fasilitas pendukung, termasuk sekolah, klinik, ruang terbuka hijau, dan sarana olahraga.

“Pembangunan akan dilakukan secara hati-hati dan sesuai aturan, termasuk memastikan lahan yang digunakan bukan lahan sawah,” kata Maruarar. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan pihak swasta untuk mempercepat realisasi program ini.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Adi Subchan

Adi Subchan, telah berkarir sebagai jurnalistik sejak 2002 dan telah meliputi tentang Politik, Olahraga, Lifestyle, dan Ekonomi di berbagai media berskala nasional maupun lokal (daerah). Dan pernah ditugaskan meliput peristiwa-peristiwa besar di Indonesia dan dunia. Tercatat pula sebagai Wartawan Utama melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diinisiasi LPSD dengan nomor 749-LPDS/WU/DP/I/2012/03/05/79.