Logo
>

Dipanggil Presiden ke Istana, Bos PLN Minta Maaf dan Klaim Pemadaman di Jawa Mulai Teratasi

Pernyataan tersebut disampaikan Darmawan usai memenuhi panggilan dari Presiden di Istana Negara guna melaporkan mitigasi krisis kelistrikan nasional.

Ditulis oleh Gusti Ridani
Dipanggil Presiden ke Istana, Bos PLN Minta Maaf dan Klaim Pemadaman di Jawa Mulai Teratasi
Dipanggil Presiden ke Istana, Bos PLN Minta Maaf dan Klaim Pemadaman di Jawa Mulai Teratasi

KABARBURSA.COM - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasojo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas insiden pemadaman listrik bergilir yang melanda Pulau Jawa dalam sepekan terakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan Darmawan usai memenuhi panggilan dari Presiden di Istana Negara guna melaporkan mitigasi krisis kelistrikan nasional.

Ia mengklaim pasokan listrik untuk sistem interkoneksi Jawa kini mulai berangsur pulih menyusul keberhasilan perbaikan pada salah satu infrastruktur pembangkit raksasa.

"Ada kabar yang baik tadi malam, satu pembangkit besar berhasil dipulihkan dan sinkron dengan sistem kelistrikan di Pulau Jawa. Pembangkit ini sudah mulai memasok listrik kembali untuk sistem di Jawa," ujar Darmawan dalam keterangan persnya di Istana Negara, Senin, 22 Juni 2026.

Untuk mengantisipasi jatuhnya sistem kelistrikan yang berulang, Darmawan menegaskan bahwa perusahaan listrik pelat merah ini tengah mengeksekusi perombakan total pada sistem tata kelola internal.

Fokus utama PLN saat ini, kata dia, membenahi karut-marut rantai pasok energi primer, terutama batu bara, serta memperketat keandalan operasional pada pembangkit milik PLN maupun pembangkit swasta.

Ia menyebut, langkah taktis ini diambil setelah berkoordinasi intensif dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). PLN mengapresiasi arahan langsung dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang ikut mengawal proses pemulihan krisis energi tersebut.

"Kami melakukan perbaikan tata kelola rantai pasok energi primer dan juga melakukan penguatan pada pembangkit, baik itu milik PLN maupun milik mitra kami yaitu IPP," lanjut Darmawan.

Guna memastikan kestabilan pasokan listrik di pusat ekonomi nasional tersebut, pihaknya mengerahkan tim teknis untuk melakukan pengawasan nonstop di lapangan.

"Kami melakukan upaya all out 24 jam, 7 hari seminggu. Kami terus melakukan monitoring dan memetakan seluruh upaya agar perbaikan keandalan sistem listrik di Jawa ini bisa terus terjaga dan ditingkatkan," tegasnya.

Menutup keterangannya, Darmawan meminta dukungan penuh dari masyarakat dan seluruh mitra penyuplai energi agar proses normalisasi total ini berjalan tanpa hambatan.

"Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan terhadap masyarakat karena minggu lalu ada gangguan pemadaman bergilir. Kami mengapresiasi kekompakan seluruh mitra, baik pemasok maupun mitra pembangkit, sehingga kita bersama-sama bisa menjaga keandalan energi ke depan," pungkas Darmawan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang