Logo
>

Permintaan Kredit UMKM Menyusut, Perbanas Siapkan Jurus Baru

Menurut Ketua Umum Perbanas, Hery Gunardi, UMKM Center merupakan wadah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mendapatkan berbagai langkah pengembangan usaha

Ditulis oleh Harun Rasyid
Permintaan Kredit UMKM Menyusut, Perbanas Siapkan Jurus Baru
Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) bentuk UMKM Center untuk bantu pelaku usaha naik kelas. (Foto: Dok. KabarBursa.com/Harun)

KABARBURSA.COM - Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) berinisiatif membentuk UMKM Center sebagai salah satu upaya mendukung pertumbuhan ekonomi.

Menurut Ketua Umum Perbanas, Hery Gunardi, UMKM Center merupakan wadah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mendapatkan berbagai langkah pengembangan usaha.

"UMKM Center dibentuk sebagai platform kolaborasi untuk membantu UMKM naik kelas, melalui penguatan kapasitas usaha, peningkatan akses pembiayaan, perluasan akses pasar, dan akselerasi digital usaha," ujarnya dalam konferensi pers 'Revitalisasi Bisnis Model UMKM dalam Mendorong Pertumbuhan Kredit dan Ekonomi Nasional' di Jakarta, Kamis 18 Juni 2026.

Diketahui, UMKM menjadi salah satu pilar ekonomi nasional dengan kontribusi 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Namun Perbanas melihat, UMKM dalam beberapa waktu terakhir mengalami tren penurunan kredit.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa pada Februari 2026, kredit UMKM berkurang sebesar 0,47 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Hery menyatakan, kontraksi kredit UMKM tersebut terjadi di tengah kredit perbankan yang secara umum masih tumbuh positif. Karena itu, hal ini menjadi tantangan industri perbankan dalam memperkuat bisnis UMKM.

"Ini menjadi tantangan struktural yang perlu menjadi perhatian bersama. Menariknya temuan kami menemukan tantangannya bukan dari pasokan kredit," ungkapnya.

Hery mengungkapkan, saat ini mayoritas pelaku UMKM merasa bel mengajukan kredit untuk menguatkan usahanya. Dari temuan Perbanas, kebanyakan pelaku UMKM merasa tidak membutuhkan pembiayaan dan masih mengandalkan modal sendiri.

"Sementara saat UMKM mengajukan kredit, tingkat persetujuannya adalah yang tertinggi. Fakta ini menunjukkan bahwa ada agenda besar yang perlu kita dorong adalah meningkatkan bankable dan kesiapan UMKM untuk tumbuh dan berkembang," katanya.

Hery menyebutkan, UMKM Center diharapkan dapat menjadi  penghubung usaha dengan ekosistem yang memicu perkembangan bisnis secara berkelanjutan.

"Melalui peluncuran UMKM Center ini, Perbanas ingin memberi kontribusi nyata bagi penguatan ekosistem nasional. Kami percaya UMKM yang semakin produktif dan formal, akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan," pungkasnya. (*)
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.