KABARBURSA.COM - PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) menyalurkan pinjaman kepada anak usahanya, yakni PT Ancara Transshipment Services (ATS) pada 9 Desember 2025.
Sekretaris Perusahan, Aulia mengatakan ALII mengucurkan pinjaman ke ATS sebesar Rp10 miliar. Menurutnya, pinjaman ini wajib digunakan oleh ATS untuk belanja dan modal kerja.
Dengan terlaksananya perjanjian pinjaman, dana yang diterima akan dialokasikan untuk membiayai berbagai kebutuhan strategis ATS, di antaranya untuk membiayai kegiatan belanja modal yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, keberlanjutan kegiatan operasional, dan pengembangan bisnis jangka panjang ATS," ujar dia dalam keterbukaan informasi dikutip, Jumat, 12 Desember 2025.
Selain itu, jelas Aulia, dana tersebut juga akan dimanfaatkan untuk penyediaan modal kerja yang diperlukan ATS guna memastikan kelancaran kegiatan operasional ATS.
"Penggunaan dana akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan tetap memperhatikan prinsip tata kelola perusahaan yang baik," jelasnya.
Aulia menyebut, jangka waktu pinjaman berdurasi lima tahun, terhitung sejak tanggal pencairan. Dalam hal ini, ATS wajib melunasi pinjamannya kepada Perseroan secara penuh pada akhir periode pinjaman.
Ia menambahkan, ATS dapat melunasi pinjaman kepada Perseroan atau kepada pihak ketiga yang ditunjuk oleh Perseroan. Selain itu, jangka waktu pengembalian pinjaman dapat diperpanjang dan/atau diubah oleh para pihak.
"Pembayaran pinjaman akan dilakukan pembayaran secara tunai atau dengan cara lain yang disepakati oleh para pihak," ungkap dia.
BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan, penyaluran modal ini memberi dukungan pada ekspansi dan kinerja operasional ATS.
"Yang dapat memperkuat bisnis ALII di sektor logistik," tulis BRI Danareksa dalam risetnya, Jumat, 12 Desember 2025. (*)