KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami pelemahan pada perdagangan Selasa, 5 Mei 2026.
Diketahui, IHSG pada Senin, 4 Mei 2026 ditutup menguat 0,22 persen atau naik 15 poin ke level 6.971. Meski ditutup hijau, MNC Sekuritas menyebut indeks masih didominasi oleh tekanan jual.
MNC Sekuritas menyampaikan, posisi pergerakan IHSG saat ini sedang berada di bagian wave [v] dari wave A dari wave (2). "Hal tersebut berarti, IHSG akan rawan terkoreksi ke rentang 6.645-6.838," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya.
Adapun MNC Sekuritas menuliskan support IHSG untuk hari ini berada di sekitaran level 6.838-6,745. Sementara area resistance ada di kisaran 7.022-7.240.
Sementara itu BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG hari ini bergerak secara terbatas dengan range support di 6.920 - 7.000 dan resistance pada 7.100 - 7,160.
"Katalis utama yang menjadi perhatian adalah nilai mata uang rupiah per hari ini menembus level 17.400 sembari menunggu rilis GDP Growth Q1 Indonesia yang diproyeksi bakal melandai," tulis BRI Danareksa.
Meskipun diprediksi melemah, terdapat empat saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada hari ini. Antara lain BUVA, SMGA, SRTG, dan PTBA. Berikut detailnya:
1. BUVA – Spec Buy
Spec Buy: 965-1.035
Target Price: 1.155-1.270
Stoploss: below 925
2. SMGA – Buy on Weakness
Buy on Weakness: 86-93
Target Price: 108, 113
Stoploss: below 84
3. SRTG – Buy on Weakness
Buy on Weakness: 1.770-1.820
Target Price: 1.865-1.955
Stoploss: below 1.720
4. PTBA – Buy on Weakness
Buy on Weakness: 2.720-2.820
Target Price: 3.020-3.120
Stoploss: below 2.660 (*)