Logo
>

Asing Masih Jualan: GOTO Dilepas Besar-besaran Saat BNBR Diborong

Arus dana asing menunjukkan tekanan keluar, namun sejumlah saham justru dikoleksi di tengah distribusi besar di saham teknologi.

Ditulis oleh Yunila Wati
Asing Masih Jualan: GOTO Dilepas Besar-besaran Saat BNBR Diborong
Saham GOTO banyak dilepas asing, nilainya mencapai 3,29 miliar saham. Sementara BNBR dikoleksi asing sebanyak 128,67 juta saham. (Foto: dok KabarBursa)

KABARBURSA.COM – Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis di sesi pertama perdagangan Senin, 4 Mei 2025, namun asing masih gencar jualan. Data MNC Sekuritas mencatat total volume beli asing sebesar 4,92 miliar saham. Sementara, volume jual mencapai 8,54 miliar saham hingga menghasilkan net sell sebesar 3,62 miliar saham.

Di tengah arus keluar tersebut, aktivitas akumulasi tetap terlihat pada sejumlah saham tertentu. Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) menjadi saham yang paling banyak dikoleksi asing dengan net buy mencapai 64,64 juta saham, dari total pembelian 128,67 juta saham dan penjualan 64,02 juta saham.

Saham Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) juga masuk dalam radar akumulasi dengan net buy sebesar 41,32 juta saham. Aktivitas ini terbentuk dari pembelian 168,38 juta saham dan penjualan 127,06 juta saham, menunjukkan adanya penyerapan yang cukup aktif.

Sementara, saham Rohartindo Nusantara Luas Tbk (TOOL) ikut mencatatkan aliran masuk asing dengan net buy sebesar 28,21 juta saham. Volume beli tercatat 43,01 juta saham, jauh lebih tinggi dibandingkan volume jual yang berada di level 14,8 juta saham.

Di sisi lain, tekanan jual asing terkonsentrasi pada beberapa saham dengan kapitalisasi besar. Saham GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi saham yang paling besar dilepas dengan net sell mencapai 3,29 miliar saham. Ada dominasi tekanan jual dibandingkan pembelian yang hanya 1,75 miliar saham.

Bersamaan dengan itu, saham Bumi Resources (BUMI) juga mencatatkan net sell sebesar 220,23 juta saham. Volume jual mencapai 521,02 juta saham, lebih tinggi dibandingkan pembelian di level 300,79 juta saham.

Tekanan serupa terlihat pada Bumi Resources Minerals (BRMS) yang mencatat net sell sebesar 46,91 juta saham. Aktivitas ini berasal dari volume jual 74,01 juta saham dan volume beli 27,09 juta saham.

Struktur aliran dana ini menunjukkan adanya perbedaan arah yang cukup tajam antar saham. Di satu sisi, asing melakukan distribusi besar pada saham tertentu, sementara di sisi lain tetap melakukan akumulasi pada saham dengan likuiditas yang lebih kecil.

Pergerakan ini mencerminkan bahwa arus dana asing tidak bergerak secara merata, melainkan selektif dengan pola masuk dan keluar yang berbeda di setiap saham. Dalam konteks perdagangan hari ini, tekanan jual masih menjadi dominan, meski ruang akumulasi tetap terbuka pada beberapa saham pilihan.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79