Logo
>

Asing Masuk ke FILM, Apa yang Terjadi di Level 6.000?

Aliran beli dari broker asing mendominasi transaksi FILM pada 19 November 2025, saat harga bertahan di area 6.000.

Ditulis oleh Syahrianto
Asing Masuk ke FILM, Apa yang Terjadi di Level 6.000?
Harga saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) ditutup pada level 6.000 dalam perdagangan sesi I, Rabu, 19 November 2025. (Foto: Dok. MD Entertainment)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – Harga saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) ditutup pada level 6.000 dalam perdagangan sesi I, Rabu, 19 November 2025. Harga tersebut sama dengan penutupan hari sebelumnya.

    Sepanjang sesi perdagangan, FILM bergerak di antara 5.850 sebagai titik terendah dan 6.100 sebagai titik tertinggi. Penutupan pada level 6.000 terjadi setelah pergerakan harga yang berlangsung stabil di area tersebut sejak awal sesi hingga penutupan.

    Berdasarkan data perdagangan, volume transaksi FILM pada hari itu mencapai 73,64 ribu lot atau setara dengan 7,36 juta saham. Total nilai transaksi mencapai 44,26 miliar rupiah.

    Rata-rata volume harian berdasarkan data sistem tercatat sebesar 6,43 juta saham. Harga pembukaan dimulai pada 5.850 dan kembali berada pada 6.000 pada akhir sesi.

    Data intraday menunjukkan pergerakan harga yang dimulai dari pembukaan di 5.850 pukul 09.00 WIB dan kemudian naik menuju rentang 5.900 hingga 6.050 selama sebagian besar perdagangan.

    Puncak pergerakan intraday berada pada 6.100, yang tercatat sebagai harga tertinggi hari itu. Hingga menjelang penutupan pukul 15.00 WIB, harga kembali berada stabil di kisaran 6.000.

    Pada sisi orderbook, struktur data penutupan menunjukkan rincian posisi di setiap level harga. Di sisi bid, level 6.000 merupakan posisi bid terbesar dengan 190 lot. Level 5.975 tercatat dengan 407 lot, 5.950 dengan 49 lot, 5.925 dengan 19 lot, 5.900 dengan 147 lot, 5.875 dengan 303 lot, 5.850 dengan 174 lot, 5.825 dengan 106 lot, 5.800 dengan 257 lot, dan 5.775 dengan 181 lot. Total akumulasi bid mencapai 4.045 lot dari 213 frekuensi transaksi.

    Di sisi offer, level 6.050 tercatat sebagai posisi terbesar dengan 825 lot. Level 6.025 berada di bawahnya dengan 201 lot. Selanjutnya, level 6.075 berisi 125 lot, level 6.100 memiliki 603 lot, level 6.125 memiliki 185 lot, level 6.150 tercatat dengan 107 lot, level 6.175 dengan 41 lot, level 6.200 dengan 16 lot, level 6.225 dengan 110 lot, dan level 6.250 dengan 238 lot. Total offer mencapai 9.327 lot dari 263 frekuensi transaksi.

    Salah satu aspek yang menonjol pada perdagangan hari itu adalah aktivitas pembelian oleh broker asing.

    Berdasarkan data broker summary reguler, ZP yang merupakan Maybank Sekuritas Indonesia mencatat nilai beli terbesar senilai 6,5 miliar rupiah. Volume beli ZP mencapai 10,7 ribu lot, dengan rata-rata harga pembelian di 6.058.

    Yuanta Sekuritas Indonesia (YP) mencatat nilai beli sebesar 211,1 juta rupiah sebanyak 357 lot pada rata-rata harga 5.983.

    CC yang merupakan Mandiri Sekuritas mencatat nilai beli 184,9 juta rupiah sebanyak 276 lot pada harga rata-rata 6.067.

    Pada sisi penjualan, CP yang merupakan CIMB Sekuritas Indonesia mencatat nilai jual 1,8 miliar rupiah dengan volume 3 ribu lot pada rata-rata harga 6.080.

    CGS-CIMB Sekuritas Indonesia (YU) mencatat nilai jual 1,4 miliar rupiah dengan 2,4 ribu lot pada rata-rata harga 5.987.

    AZ yang merupakan PT UBS Sekuritas Indonesia mencatat nilai pelepasan sebesar 941,1 juta rupiah dengan 1,5 ribu lot pada rata-rata harga 6.082. Data tersebut memperlihatkan bahwa aliran beli terbesar pada sesi perdagangan tersebut berasal dari kelompok broker asing melalui ZP.

    Data historis lima hari terakhir menunjukkan bahwa harga FILM berada pada 6.000 pada 19 November dan 18 November, dengan nilai transaksi masing-masing 44,26 miliar rupiah dan 48,21 miliar rupiah. Pada 17 November, FILM ditutup pada 6.075 dengan nilai transaksi 41,22 miliar rupiah. Pada 14 November, harga penutupan berada pada 5.700 dengan nilai transaksi 43,05 miliar rupiah. Sementara itu, pada 13 November, FILM ditutup pada 5.650 dengan transaksi 45,60 miliar rupiah.

    Volume harian selama periode tersebut bergerak dalam kisaran 73 ribu lot hingga 119 ribu lot. Perubahan harga harian menunjukkan variasi mulai dari penurunan 75 poin hingga kenaikan 375 poin dalam rentang perdagangan lima hari. (*)

    Disclaimer:
    Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Syahrianto

    Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

    Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

    Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

    Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.