Logo
>

BFIN Umumkan Buyback Saham, Siapkan Dana Rp100 Miliar

Manajemen BFI dalam keterbukaan informasi BEI menyampaikan, jumlah nilai buyback sebesar Rp100 miliar dan sudah termasuk biaya perantara pedagang efek serta biaya lain yang berkaitan dengan buyback.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
BFIN Umumkan Buyback Saham, Siapkan Dana Rp100 Miliar
Papan pantau IHSG di Bursa Efek Indonesia Foto: KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mengumumkan akan melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham yang telah diterbitkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Manajemen BFI dalam keterbukaan informasi BEI menyampaikan, jumlah nilai buyback sebesar Rp100 miliar dan sudah termasuk biaya perantara pedagang efek serta biaya lain yang berkaitan dengan buyback.

"Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi satu persen dari modal disetor Perseroan dan saham yang beredar (free float) setelah pelaksanaan buyback tidak akan menjadi kurang dari 40 persen dari modal disetor Perseroan," tulis manajemen BFI.

Manajemen BFI menyebut buyback saham ini akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Perseroan meyakini bahwa pelaksanaan buyback saham tidak akan memberikan dampak yang signifikan terhadap operasional, kinerja keuangan, struktur permodalan, maupun tingkat likuiditas Perseroan.

"Perseroan juga berada dalam posisi likuiditas yang kuat dan memiliki arus kas yang mencukupi untuk mendukung kelangsungan kegiatan operasionalnya," tulis manajemen BFI.

Dalam pelaksanaan buyback, Perseroan akan menggunakan dana sendiri dan bukan dari pinjaman. Hasil pelaksanaan buyback akan dicatat sebagai saham treasuri sebagai pengurang ekuitas perseroan.


Jadwal dan Pembatasan Jangka Waktu

1. Periode Buyback (Pembatasan Jangka Waktu Buyback): Terhitung sejak tanggal 23 Februari 2026 sampai dengan maksimum selama periode tiga bulan terhitung sejak tanggal Keterbukaan Informasi (20 Februari 2026), kecuali diakhiri lebih cepat oleh Perseroan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan pergerakan saham BFIN masih cenderung memiliki trend yang cenderung bearish. Namun, saat ini terdapat technical rebound dari level supportnya pada 685 - 710. 

“Target resistance terdekat berada pada level 740 - 785. Selama masih berada dibawah garis MA200nya, trend belum berubah arah,” tulis BRI Danareksa dalam risetnya. (*) 

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.